
PLTU Batang Dukung Program Sekolah Adiwiyata Desa Terdampak

Batang, ANTARA JATENG - Perusahaan Terbatas Bhimasena Power Indonesia selaku pengembang proyek pembangkit listrik tenaga uap Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berkomitmen mendukung program sekolah adiwiyata di sejumlah desa terdampak.
Direktur PT BPI Shiroki Yamashita di Batang, Kamis, mengatakan bahwa program sekolah adiwiyata merupakan bagian "corporate social responsibility" (CSR) dalam bidang pendidikan.
"Oleh karena, kami akan turut mendukung sejumlah sekolah di desa terdampak dengan memberikan pelatihan, workshop pendampingan, dan bantuan sarana maupun prasarana pendukung," katanya.
Menurut dia, program kemitraan tersebut sudah dimulai Oktober 2016 yang akan terus dilakukan sedikitnya sampai dua tahun mendatang.
Ia mengatakan BPI berkomitmen akan mendukung program pemerintah dan melestarikan lingkungan maka melalui CSR bidang pendidikan.
Asisten Tata Pemerintahan Kabupaten Batang, Retno Dwi Irianto mengatakan ada lima sekolah di sejumlah sekolah terdampak PLTU menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Kabupaten Batang.
Lima sekolah tersebut, kata dia, adalah Sekolah Dasar Negeri Karanggeneng 02, SDN Kenconorejo 01, SDN Simbangjati, Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Kandemanm Nadrasah Ibtidaiyah 02.
"Kita memiliki alam yang luar biasa sehingga sudah sepatutnya untuk menjaga lingkungan hidup agar tetap terjaga dengan sumber daya manusia yang andal," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
