Logo Header Antaranews Jateng

DLHK Jateng-BPI Batang bentuk kader konversi alam tingkat pemula

Rabu, 15 Juli 2026 19:06 WIB
Image Print
Pelatihan Kader Konservasi Alam Digelar di Batang, Libatkan 20 Peserta dari Berbagai elemen di Batang, Rabu (15/7/2026). (ANTARA/HO-Humas BPI)

Batang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah bersama PT Bhimasena Power Indonesia Batang membentuk kader konversi alam tingkat pemula sebagai generasi yang responsif dan aktif dalam menjaga ekosistem hutan dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IV Jawa Tengah, Gunawan di Batang, Rabu, mengatakan bahwa pembentukan kader di tingkat tapak atau akar rumput ini merupakan langkah krusial dalam memperkuat pilar konservasi.

"Kami menilai konservasi alam tidak bisa digerakkan secara sepihak oleh pemerintah saja melainkan membutuhkan motor penggerak langsung dari masyarakat yang dibekali pemahaman teknis yang matang," katanya.

Ia mengatakan dengan melalui pendidikan dan pelatihan ini, para peserta dibekali materi esensial mulai dari kehutanan umum, dasar ekologi, hingga praktik lapangan identifikasi flora dan fauna dengan harapan mereka dapat menjadi pionir pelestarian hutan di kawasan Batang.

"Kami memberikan bekal materi komprehensif kepada peserta, mencakup kehutanan dasar, ekologi, hingga simulasi praktik identifikasi flora dan fauna di lapangan. Kami berharap mereka mampu menjadi pelopor yang menjaga kawasan hutan secara mandiri dan berkelanjutan," katanya.

General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir Sulasmoro mengatakan pihaknya mendukung terhadap lingkungan hidup bersifat berkelanjutan.

Kolaborasi Cabang Dinas Kehutanan dengan perusahaan ini, kata dia, sebagai bukti nyata dari komitmen korporasi dalam mendukung pelestarian alam secara kolektif.

Ia mengatakan energi yang solid antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci utama.

"Kami berharap partisipasi aktif para penggiat lokal dan karyawan dalam pelatihan ini mampu memunculkan gagasan-gagasan hijau baru yang konkret sehingga keseimbangan ekosistem di Kabupaten Batang tetap terjaga," katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026