
PLTU Batang siapkan 30 ribu bibit mangrove untuk pengembangan kawasan hijau

Batang (ANTARA) - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pemilik PLTU Batang, Jawa Tengah, menyiapkan sekitar 30 ribu bibir mangrove untuk pengembangan dan penyulaman mangrove di kawasan hijau daerah setempat.
General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir H. Sulasmoro di Batang menegaskan bahwa BPI berkomitmen menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan iklim.
"Kami menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata. Bagi BPI, keberlanjutan lingkungan bukan sekadar komitmen tetapi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah dan ketahanan iklim," katanya.
Pada tahun 2026, BPI menyiapkan 30 ribu bibit mangrove yang terdiri atas 20 ribu bibit untuk penanaman baru dan 10 ribu bibit untuk penyulaman sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Ia mengatakan sebagai perusahaan yang tumbuh dan beroperasi di Kabupaten Batang, perusahaan percaya keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai apabila pertumbuhan ekonomi, keandalan energi, dan pelestarian lingkungan berjalan secara seimbang.
"Kami percaya bahwa tantangan perubahan iklim hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, BPI akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan," katanya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak cukup berhenti pada tingkat kesadaran dan pemahaman tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui tema "Saatnya Bekerja untuk Iklim", Pemprov Jateng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat aksi kolektif dalam menghadapi perubahan iklim, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung terwujudnya Jateng yang bersih, sehat, berkelanjutan, rendah karbon, dan berketahanan iklim.
"Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan lingkungan yang dilaksanakan secara serentak di Jawa Tengah termasuk di Kabupaten Batang," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
