Logo Header Antaranews Jateng

Nelayan Pekalongan Tunggu Bantuan Beras Paceklik

Kamis, 2 Maret 2017 10:30 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sejumlah keluarga nelayan antre pembagian 5 kilo beras paceklik di kantor Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tegalsari, Tegal, Jateng. (FOTO ANTARA/Oky Lukmansyah/ed/ama/10)

Pekalongan, ANTARA JATENG - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, hingga kini masih menunggu realisasi bantuan beras dari pemerintah kota setempat untuk keluarga nelayan saat menghadapi masa paceklik.

Ketua HNSI Kota Pekalongan Imam Menuharun di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa sesuai janji pemkot, pencairan bantuan beras paceklik untuk nelayan tersebut masih dalam proses.

"Bantuan itu masih diproses. Persyaratan pengajuan bantuan beras paceklik juga sudah kami lampirkan. Saat ini kami hanya berharap pada pemkot agar bantuan beras untuk keluarga nelayan segera terealisasi karena mereka masih membutuhkannya," katanya.

Ia mengatakan sebenarnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pekalongan sudah menganggarkan beras paceklik untuk para nelayan.

"Oleh karena, kami berharap bantuan beras paceklik segera dicairkan karena banyak keluarga nelayan sangat menunggu bantuan beras itu," katanya.

Ia mengatakan saat ini sebagian kapal nelayan berbobot kurang dari 30 grosstone (GT) sudah bisa melaut karena kondisi cuaca dan ombak gelombang di perairan Laut Jawa sudah relatif membaik.

"Membaiknya kondisi cuaca dan ombak gelombang di perairan Laut Jawa ini berpengaruh baik terhadap hasil tangkapan ikan," katanya.

Untuk membantu keluarga nelayan menghadapi musim paceklik, HNSI telah mengajukan bantuan beras 42 ton ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

"Bantuan beras tersebut akan dibagikan kepada 2.125 keluarga yang terdiri atas nelayan, janda nelayan, jompo, dan anak yatim dari keluarga nelayan," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026