Logo Header Antaranews Jateng

Pelajar Bersihkan Sungai Lamat dari Sampah

Jumat, 7 Oktober 2016 15:41 WIB
Image Print
Para siswa memunguti sampah di Sungai Lamat Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang dalam rangkaian gelar budaya bertema "Nandur Banyu Ngrukti Guwa Garbaning Pertiwi" diselenggarakan Museum Misi Muntilan, Jumat (7/10). (Foto: Hari Atmoko/ANTARAJATENG.

Magelang, Antara Jateng - Ratusan pelajar dari beberapa sekolah di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, membersihkan Sungai Lamat dari berbagai macam sampah sebagai upaya melestarikan lingkungan sungai.

"Kegiatan ini bagian dari pembuka gelar budaya yang diselenggarakan setiap tahun oleh Museum Misi Muntilan," kata seorang anggota panitia kegiatan itu L. Sutikno, di Magelang, Jumat.

Para pelajar yang terlibat dalam kegiatan di alur Kali Lamat sekitar Kecamatan Muntilan, antara lain dari SMP Marganingsih, SMP Kanisius Muntilan, SMA Van Lith, SMK Pangudi Luhur, dan SMK Sanjaya.

Setelah mendapat penjelasan dari panitia tentang kegiatan itu di halaman Museum Misi Muntilan, mereka dengan membawa karung plastik turun ke beberapa tempat di alur sungai yang airnya berhulu di Gunung Merapi itu, untuk memungut sampah yang mengotori kali tersebut.

Berbagai sampah yang terkumpul kemudian diangkut oleh para petugas dengan kendaraan khusus yang diturunkan Badan Lingkungan Hidup Pemkab Magelang, untuk dibawa ke tempat pembuangan sampah.

Sutikno yang juga guru itu, menjelaskan tentang pentingnya kegiatan tersebut, yang antara lain untuk menciptakan lingkungan sungai yang bersih dan sehat.

"Selain itu untuk menanamkan kesadaran masyarakat mulai dari anak-anak tentang pentingnya menjaga sungai agar tidak kotor oleh bermacam-macam sampah, terutama sampah rumah tangga," katanya.

Kegiatan serupa juga akan dilaksanakan masyarakat sekitar Sungai Lamat di Muntilan dan beberapa organisasi masyarakat, kelompok pemerhati lingkungan hidup dan sungai, serta didukung Badan Lingkungan Hidup Pemkab Magelang pada Minggu (9/10).

Pada kesempatan itu, ia mengatakan tentang gelar budaya bertema "Nandur Banyu Ngrukti Guwa Garbaning Pertiwi" yang puncaknya rencananya pada 21-23 Oktober 2016 di Lapangan Pastoran Muntilan.

Berbagai agenda gelar budaya tersebut, antara lain pameran produk pangan dan ekonomi masyarakat, pentas kesenian, dongeng anak, serta gerakan penghijauan.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026