Logo Header Antaranews Jateng

Sensus Ekonomi Jadi Acuan Ekonomi Kreatif

Senin, 2 Mei 2016 17:43 WIB
Image Print
Ilustrasi. Petugas Sensus Ekonomi 2016. ANTARA FOTO/Yahanam Sulam.


Pekalongan, Antara Jateng - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 akan menjadi acuan program pembangunan ekonomi kreatif, kata Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid.

Melalui sensus ekonomi (SE), kata dia di Pekalongan, Senin, petugas akan memotret potensi ekonomi kreatif daerah setempat yang didominasi usaha rumahan (home industry).

Ia mengatakan bahwa pemkot sangat mendukung pelaksanan SE ini karena berpengaruh positif terhadap kemajuan ekonomi kreatif daerah setempat.

"Pencacahan yang dilakukan petugas menjadi data akurat yang bermanfaat untuk perencanaan ekonomi. Selain memotret skala lapangan pekerjaan yang berbeda-beda, petugas juga akan memotret berdasarkan skala usaha, mulai dari mikro, kecil, menengah, dan besar," katanya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan Edi Prawoto mengatakan bahwa SE sangat penting bagi warga agar segala jenis usahanya dapat terdata sebagai acuan pembangunan ekonomi kreatif.

Pada pelaksanaan SE 2016, kata dia, setiap petugas akan menyisir dari bangunan ke bangunan, dua blok sensus di wilayah yang konsentrasi dan tiga blok yang tidak konsentrasi.

"Setiap rumah atau bangunan yang sudah didatangi petugas selalu dipasangi atau ditempel stiker sebagai bukti bahwa petugas sudah mendatangi dan melakukan pencacahan di rumah atau bangunan tersebut," katanya.

Masyarakat diimbau terbuka saat disensus oleh petugas karena hal ini penting untuk mendukung suksesnya pelaksanaan SE 2016 dari sisi akurasi data.

"Kami berharap kepada semua pihak yang terlibat jangan segan-segan memberikan informasi dan menyembunyikan informasi tentang usahanya agar diketahui publik," katanya.



Pewarta:
Editor: Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026