
Pengiriman Beras ke Gudang Bulog Terkendala Cuaca

"Kami terkendala dalam pengeringan gabah sehingga pengiriman beras ke gudang Bulog tidak lancar," katanya kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.
Menurut dia, kondisi cuaca yang sering mendung dan hujan mengakibatkan proses pengeringan gabah membutuhkan waktu yang cukup lama.
Ia mengatakan jika kondisi cuaca cerah, proses pengeringan hanya membutuhkan tiga sampai empat hari namun saat musim hujan seperti sekarang bisa mencapai satu minggu.
"Meskipun demikian, saya sudah menandatangani kontrak dengan Bulog Banyumas untuk memasok sebesar 100 ton setara beras," katanya.
Dia mengakui bahwa saat sekarang area persawahan di Kabupaten Banyumas telah memasuki panen raya namun banyak tanaman padi yang roboh terkena hujan dan angin sehingga kualitasnya kurang bagus.
Oleh karena itu, kata dia, gabah kering panen (GKP) dari tanaman padi yang roboh dan kualitasnya kurang bagus tersebut harganya hanya Rp3.000 per kilogram namun yang bagus bisa mencapai Rp3.700 per kilogram.
Mitra kerja Bulog Banyumas lainnya, Imam Sampurna mengaku baru bisa menandatangani kontrak sebesar 30 ton per minggu atau menurun dari biasanya yang bisa mencapai 100 ton per minggu.
"Saya terkendala tenaga kerja, banyak yang jadi buruh sehingga kesulitan dalam pembelian gabah dari petani," katanya.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
