Logo Header Antaranews Jateng

Perekonomian Jateng Akhir 2015 Membaik

Selasa, 19 Januari 2016 14:31 WIB
Image Print
Ilustrasi (ANTARA News/Grafis)

"Hasil kegiatan survei dan liaison Bank Indonesia yang dilakukan terhadap pelaku usaha mengindikasikan perekonomian Jawa Tengah triwulan IV tahun 2015 mengalami perbaikan dibandingkan triwulan III tahun 2015," kata Deputi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Tengah Ananda Pulungan melalui keterangan resminya di Semarang, Selasa.

Mengenai peningkatan kegiatan investasi terutama terlihat di sektor ekonomi utama Jawa Tengah. Berdasarkan data BI, sektor pertanian masih mencatat peningkatan penjualan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan sektor utama lainnya yaitu sektor industri pengolahan dan perdagangan, hotel dan restoran mengalami pertumbuhan yang melambat.

Dari sisi investasi mengalami pertumbuhan pada triwulan ini, namun melambat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk jumlah penggunaan tenaga kerja relatif tidak mengalami perubahan. Pihaknya menjelaskan, masih terbatasnya tingkat penjualan dan kenaikan upah tenaga kerja menjadi penyebab perusahaan cenderung memilih melakukan efisiensi dengan tidak melakukan penambahan tenaga kerja.

"Tekanan biaya produksi masih berlanjut namun relatif menurun sebagai dampak relaksasi kebijakan Pemerintah dalam hal penurunan tarif listrik dan harga solar," katanya.

Sementara itu, pelaku usaha optimistis kinerja kegiatan usaha pada satu tahun ke depan akan lebih baik bila dibandingkan dengan kondisi saat ini.

"Optimisme contact dilandasi oleh perkiraan peningkatan konsumsi Pemerintah dan rumah tangga serta investasi swasta," katanya.

Menurut dia, perkiraan penguatan konsumsi nasional juga merupakan peluang bagi Jawa Tengah selaku basis produksi pangan nasional untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, perbaikan kondisi perekonomian negara-negara tujuan ekspor utama diharapkan dapat mendorong kinerja ekspor Jawa Tengah.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026