
Temanggung Lakukan Pemurnian Benih Tembakau Varietas "Kemloko"

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Temanggung, Masrik Amin Zuhdi, di Temanggung, Sabtu, mengatakan varietas kemloko merupakan tembakau asli Temanggung yang diminati sejumlah pabrik rokok.
Ia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan petani pada masa tanam tahun ini, Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Temanggung menyiapkan 135 kilogram benih tembakau varietas kemloko 1, kemloko 2, dan kemloko 3.
"Benih tembakau tersebut kami bagikan kepada para petani secara gratis," katanya.
Ia menjelaskan 10 gram biji atau benih tembakau bisa menghasilkan bibit tembakau untuk ditanam di luas lahan satu hektare sehingga benih 135 kilogram bisa mencukupi untuk kebutuhan 13.500 hektare lahan.
Selama ini, katanya, ada petani yang memiliki benih sendiri untuk ditanam di lahannya.
"Mereka yang menanam benih sendiri ini kadang tidak menggunakan varietas kemloko, terutama petani di ladang sawah. Sedangkan mereka yang menanam di ladang tegalan atau di lereng gunung kebanyakan menggunakan varietas kemloko," katanya.
Ia mengatakan bahwa luas lahan tanaman tembakau tahun ini hampir sama dengan tahun 2014 sekitar 14.000 hingga 15.000 hektare.
Masrik mengatakan untuk membantu petani, Pemkab Temanggung maupun Pemprov Jawa Tengah memberikan bantuan pupuk NPK majemuk kepada 100an kelompok tani.
Ia menjelaskan setiap hektare tanaman tembakau membutuhkan 450 kilogram pupuk NPK majemuk dan rata-rata setiap hektare mendapat bantuan pupuk sekitar 250 kilogram.
"Bantuan pupuk tersebut sebagai stimulan, sedangkan kebutuhan pupuk yang lain seperti ZA dan SP36 petani harus mencukupi sendiri," katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
