Logo Header Antaranews Jateng

Survei Pilkada oleh PDIP Jateng Rp2,6 Miliar

Kamis, 4 Juni 2015 20:52 WIB
Image Print
ilustrasi


"Biaya survei pilkada tersebut ditanggung secara gotong royong oleh para bakal calon kepala daerah yang maju lewat PDIP," kata Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto di Semarang, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa DPP PDIP sebenarnya mampu menanggung biaya survei pilkada di 21 kabupaten/kota itu.

Menurut dia, biaya survei pilkada tersebut sebagai bentuk ujian terkait dengan komitmen para bakal calon kepala daerah dari PDIP.

"Tidak ada unsur paksaan dan ketentuan besaran dana yang diberikan para bakal calon kepala daerah untuk melakukan survei pilkada," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa besaran biaya survei pilkada di masing-masing kabupaten/kota berbeda-beda dan berkisar Rp115 juta hingga Rp130 juta.

"Survei pilkada nanti akan dilakukan oleh lembaga survei yang menangani survei Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko pada pemilihan gubernur Jateng 2013," katanya.

Sebanyak 21 daerah di Jateng yang akan melaksanakan pilkada secara serentak pada 9 Desember 2015 itu, adalah Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal.

Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026