
Pengunjung Umbul Tirta Meningkat

Menurut Kepala Sub Tata Usaha Unit Pelaksana Teknik Daerah Objek Wisata Air Umbul Tlatar Haryoko di Boyolali, Minggu, mengatakan jumlah pengunjung tempat wisata itu pada hari libur seperti Minggu sekitar 1.200 orang, sedangkan hari biasa antara 200-250 orang.
"Pengunjung pada hari biasa rata-rata sekitar 200 hingga 250 orang per hari," katanya.
Umbul Tlatar terletak sekitar 4,4 kilometer dari pusat Kota Boyolali.
Ia mengatakan para pengunjung tempat tersebut berasal dari Boyolali dan sekitarnya, seperti Kota Solo maupun dari luar kota lainnya.
Bahkan, kata dia, pada musim liburan sekolah atau Lebaran, jumlah pengunjung minimal sekitar 1.500 orang. Saat hari libur tersebut, pihaknya menambah kegiatan wisata berupa panggung orkes melayu.
Dia mengatakan jika dilihat dari kendaraan, baik roda dua maupun empat, yang datang ke objek wisata air tersebut, mayoritas dari luar kota, seperti Semarang, Solo, Salatiga, Pemalang, dan Yogyakarta.
Pengunjung yang masuk Umbul Tlatar membayar tiket Rp2.400 per orang, sedangkan parkir kendaraan roda dua Rp1.000 per unit dan roda empat Rp2.000/unit.
Pengunjung bisa menikmati berbagai sarana wisata air, seperti kolam renang baik untuk anak-anak maupun dewasa, "kolam keceh" (kolam bermain) denga air jernih dan sejuk, "flying fox", terapi pijat dengan ikan (Fish Spa) dengan Ikan Rasbora dari Turki, dan restoran pancingan dengan menu masakan khas ikan bakar, goreng, dan bumbu rujak.
Pihaknya juga menyediakan fasilitas baru untuk menambah daya tarik wisatawan, yakni "outbond" yang dikelola oleh pihak ketiga. Dinas Pariwisata menyediakan lahan seluas dua hektare untuk kawasan "outbound".
"Pengunjung Tlatar kebanyakan berenang, bermain air, dan menikmati masakan ikan bakar/goreng di restoran pancingan. Namun, pengunjung juga menikmati keindahan pemandangan dan hawa sejuk di kawasan Tlatar," kataya.
Menyinggung soal target pemasukan dari retribusi masuk Tlatar pada 2015, katanya, meningkat sekitar Rp75 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Kami pada tahun sebelumnya ditarget pemasukan di Objek Tlatar, mencapai sekitar Rp719 juta, dan 2015 ini meningkat menjadi Rp794 juta," katanya.
Pihaknya optimistis mampu mencapai target tersebut hingga akhir Desember mendatang karena adanya penambahan fasilitas pendukung wisata, seperti pembangunan jalan menuju lokasi yang sudah bagus, dua tempat mandi, cuci, dan kakus, serta sarana "outbound".
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Boyolali Mulyono, pihaknya mempunyai gagasan bahwa Objek Wisata Air Umbul Tlatar dibangun "water boom" dengan memanfaatkan sumber air yang jernih di lokasi itu.
"Hal ini, tentunya akan menambah daya tarik pengunjung untuk datang ke Tlatar," katanya.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
