Logo Header Antaranews Jateng

Panen Raya, Harga Beras Turun

Senin, 13 April 2015 20:06 WIB
Image Print
ilustrasi

Taryudi di Batang, Senin, mengakui bahwa selama sebulan terakhir ini ratusan pedagang beras di sejumlah pasar tradisional merugi hingga 25 persen akibat terjadi panen raya.

"Tiga bulan sebelumnya hampir semua harga jenis beras naik sekitar 30 persen dan para pedagang melakukan pembelian beras dalam jumlah besar. Akan tetapi saat ini, petani sudah memasuki masa panen sehingga harga beras turun," katanya.

Harga beras jenis IR-64 kualitas dua semula Rp11.000 per kilogram kini turun menjadi Rp8.500/ kg, beras IR-64 kualitas satu semula Rp12.000/ kg turun Rp9.500/ kg, dan beras premium atau kualitas terbaik semula Rp 13.000/ kg turun Rp10.000/ kg.

Ia mengatakan turunnya harga beras, selain sedang memamsuki masa panen raya juga disebabkan adanya pendistribusian beras untuk warga miskin (raskin) secara serentak pada semua desa.

"Dengan melimpahnya stok beras tersebut selama tiga bulan ke depan maka bukan hanya pedagang beras yang merugi tetapi petani juga ikut merugi karena harga gabah juga turun," katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Batang, Migayani Tamrin membenarkan terjadinya panen raya secara serentak di setiap kecamatan.

"Panen raya hampir dilaksanakan secara bersama pada setiap kecamatan, dengan hasil yang relatif cukup baik sehingga persediaan gabah dan beras melimpah," katanya.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026