Logo Header Antaranews Jateng

Trafo Terbakar, UN Online SMK 17 Temanggung Tertunda

Senin, 13 April 2015 10:05 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sejumlah siswa mengerjakan soal try out matematika saat uji coba Ujian Nasional (UN) online di SMKN 3, Kota Bogor, Jabar, Kamis (9/4). Dari 136 sekolah di Kota Bogor, hanya tiga sekolah yang siap melaksanakan UN online atau Computer Based

Kelompok pertama peserta UN online SMK 17 Temanggung sebanyak 60 siswa harus menunggu perbaikan atau penggantian trafo arus oleh petugas PLN.

Kepala SMK 17 Temanggung, Susi Bintoro mengatakan trafo arus itu terlalu lama dengan beban berat dan puncaknya pada hari ini sehingga terbakar.

"Kejadian ini tidak berdampak pada anak, kami minta mereka untuk tetap tenang dan setelah diperbaiki mereka bisa mengerjakan UN CBT dengan lancar," katanya.

Ia mengatakan meskipun pelaksanaan UN sempat tertunda 15 menit tidak mengurangi waktu pengerjaan soal, karena menggunakan waktu pada sistem komputer.

"Meskipun tertunda, anak-anak tetap mengerjakan soal UN bahasa Indonesia selama 120 menit," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung, Darmadi yang mendampingi Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi memantau pelaksanaan UN mengatakan UN tingkat SMK/MA/SMK di Temanggung diikuti sebanyak 6.195 siswa, 1.698 siswa di antaranya mengikuti UN CBT.

Ia mengatakan sejumlah siswa peserta UN CBT tersebut berasal dari lima SMK. yakni dari SMKN 1 Temanggung 461 siswa, SMKN 2 Temanggung (433), SMKN Tembarak (235), SMK Swadaya (392), dan SMK 17 Temanggung (177).

Ia mengatakan pelaksanaan UN CBT di SMK 17 Temanggung ada sedikit gangguan, tetapi tidak berpengaruh pada pelaksanaan UN.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026