Logo Header Antaranews Jateng

BNI Tingkatkan Layanan e-Banking

Sabtu, 17 Januari 2015 20:39 WIB
Image Print

"Salah satu upaya untuk meningkatkan layanan e-banking tersebut adalah dengan telah dipasangnya fasilitas wifi di seluruh oulet," kata Head of Networking & Services PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah Semarang Suhardi Petrus di Semarang, Sabtu.

Nasabah dapat mengakses layanan internet dengan mudah karena seluruh oulet BNI yang berada di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berjumlah 154 (17 kantor cabang, 95 kantor layanan, dan 42 kantor kas), seluruhnya telah dilengkapi wifi.

Ia mengakui saat ini dari jumlah nasabah BNI yang mengakses e-banking masih rendah yakni kurang dari 30 persen, sehingga selain kemudahan layanan, PT BNI juga meningkatkan edukasi kepada nasabah.

"Edukasi yang kami lakukan di antaranya kepada para TKI dan keluarga mengenai wesel PIN serta kepada para mahasiswa. Saat ini para TKI yang berada di Hongkong, Korea Selatan, dan Jepang sudah banyak yang memanfaatkan wesel PIN," katanya.

Wesel PIN, lanjut Suhardi Petrus adalah layanan kiriman uang tunai yang dapat diambil secara tunai oleh penerima dengan hanya menunjukkan nomor PIN dan kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku di kantor pos maupun di Alfamart.

Suhardi Petrus optimistis dengan sejumlah kegiatan edukasi yang terus dilakukan, pada tahun ini jumlah nasabah yang menggunakan layanan e-banking bisa mencapai 30 persen.

Terkait dengan penambahan tempat layanan, Suhardi Petrus mengaku pada tahun ini pihaknya lebih fokus pada penambahan jumlah ATM sebanyak 175 buah.

"Jika tahun lalu kita bisa melakukan penambahan sekitar 13 outlet, tahun ini penambahan hanya dua outlet dan itu pun diakukan di sejmlah titik yang masih blank spots," katanya.

Jumlah ATM BNI di seluruh Indonesia sebannyak 11.221 dan di Semarang ada 1.410. Untuk jumlah outlet BNI se-Indonesia sampai bulan Juni 2014 sebanyak 1.722 outlet dan enam outlet di luar negeri yakni Singapura, Hongkong, Tokyo, Osaka, London, dan New York.



Pewarta:
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026