
Jelang Idul Adha, Harga Sapi Capai Rp22 Juta/Ekor

"Alhamdulillah, harga sapi menjelang Idul Adha tahun ini cukup tinggi meskipun rumput sulit diperoleh karena kekeringan sehingga kami harus membelinya dengan harga mahal," kata salah seorang peternak sapi, Sugiharto, di Desa Jepara Kulon, Kecamatan Binangun, Cilacap, Rabu.
Bahkan, dia mengaku dari 23 sapi miliknya, sebagian besar sudah dipesan oleh konsumen yang datang sejak dua bulan lalu.
Menurut dia, sapi-sapi itu dijual dengan harga berkisar Rp17 juta-Rp22 juta/ekor yang bergantung pada ukurannya.
"Biasanya, mendekati Idul Adha, penjualan sapi akan semakin meningkat," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa saat ini, konsumen lebih menyukai memesan sapi-sapi untuk kurban langsung di peternakan meskipun harganya lebih tinggi dibanding yang dijual di pasaran.
Menurut dia, selisih harga sapi di tingkat peternak dengan pasaran itu karena adanya biaya perawatan hingga menjelang pelaksanaan kurban.
Oleh karena itu, kata dia, banyak peternak sapi rakyat yang lebih memilih menjual sapinya di rumah atau peternakan daripada harus repot membuka lapak di sejumlah ruas jalan.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
