Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyatakan kesiapan daerah itu sebagai tuan rumah kegiatan bertaraf nasional dan internasional, yakni Interhash 2026, Distoria 2026, dan Turnamen Bola Voli SBY Cup 2026. 

“Kami mendukung kelancaran kegiatan secara menyeluruh, sekaligus menjamin kenyamanan dan keamanan peserta maupun masyarakat,” katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Kamis.

Kehadiran tiga agenda besar pada pertengahan Mei 2026 ini, katanya dalam jumpa pers di Magelang, Rabu (6/5), sebagai suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Kota Magelang, terlebih dengan kehadiran Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kesiapan itu, mencakup koordinasi lintas sektor, mulai dari aspek pengamanan, kelancaran teknis penyelenggaraan, hingga dukungan fasilitas pendukung bagi peserta dan tamu yang hadir. 

Pemkot Magelang memandang penyelenggaraan SBY Cup dan agenda pendukung lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi daerah setempat sebagai kota jasa berbasis ekosistem kegiatan. 

Ia menyebut kegiatan ini akan membawa dampak positif, terutama di sektor ekonomi.

"Yang menerima (dampaknya) itu masyarakat, pelaku UMKM, pedagang kuliner, bahkan okupansi hotel juga sudah penuh," ujar dia.

Interhash 2026 sebagai olahraga lari non-kompetisi yang memadukan olahraga, petualangan, dan kebersamaan sosial. Kegiatan ini diikuti peserta berasal dari 46 negara pada 8-9 Mei 2026 dengan rute dari Bakorwil-CPM-kawasan alun-alun-Pecinan-shopping-Tri Bakti.

Distoria 2026 berupa pertunjukan seni oleh SMA Negeri 1 Kota Magelang di GOR Samapta pada 9 Mei 2026, menghadirkan sekitar 20 grup band se-Jawa Tengah, didukung komunitas SBY Art, sedangkan Turnamen bola voli SBY Cup 2026 di Gor Samapta Sanden Sport Center pada 13-17 Mei 2026 mempertemukan delapan tim voli papan atas nasional, termasuk tim LavAni. 

Ia mengatakan penyelenggaraan SBY Cup tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), akan tetapi sponsor dari pihak swasta. 

"Kegiatan ini tidak pakai uang APBD. Ini adalah dari sponsor dan panitia penyelenggara, termasuk Interhash juga. Ini adalah bagian dari strategi bagaimana Kota Magelang ini ke depan menjadi MICE City, kota jasa dan perdagangan," katanya.