Semarang (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kepada ahli waris tenaga kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebesar Rp110 juta.

Penyerahan dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda Mohamad Irfan, didampingi Rektor Unnes Prof S. Martono, di kampus Unnes, Semarang, Rabu.

Irfan menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya peserta BPJS Ketenagakerjaan bernama Mariam yang meninggal karena sakit.

Total santunan yang diberikan senilai Rp110juta yang terdiri dari santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42.000.000, Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp20.409.160.

Kemudian, Jaminan Pensiun (JP) senilai 411.000/bulan dan manfaat beasiswa senilai total 48.000.000 untuk satu orang anak.

"Harapannya santunan yang diberikan ini dapat dijadikan untuk menyambung hidup atau membuka usaha baru bagi keluarga yang ditinggalkan sehingga dapat membantu dari segi ekonomi," katanya.

Santunan tersebut juga merupakan wujud dari hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dari risiko sosial ketenagakerjaan.