Logo Header Antaranews Jateng

May Day, BPJS Ketenagakerjaan kunjungi pasien kecelakaan kerja

Sabtu, 9 Mei 2026 12:47 WIB
Image Print
Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan Harjono Siswanto, didampingi Deputi Learning And Development Suwilwan Rachmat, Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY Hesnypita, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda Mohamad Irfan mengunjungi peserta yang dirawat akibat mengalami kecelakaan kerja. (ANTARA/HO-BPJS Ketenagakerjaan)

Semarang (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda melaksanakan kegiatan sapa peserta dalam rangkaian peringatan Hari Buruh (May Day) 2026, Kamis.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda Mohamad Irfan menjelaskan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk memastikan efektivitas layanan yang diberikan.

Sekaligus, mendengarkan masukan secara langsung dari peserta yang sedang melakukan klaim di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan Harjono Siswanto, didampingi Deputi Learning And Development Suwilwan Rachmat, Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY Hesnypita,.

Selain melaksanakan sapa peserta, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kepada dua peserta BPJS Ketenagakerjaan yang tengah menjalani perawatan akibat mengalami kecelakaan kerja.

Keduanya dirawat di Rumah Sakit Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), RSUP Dr. Kariadi.

Salah satu peserta yang mengalami kecelakaan kerja adalah Lailatul Khikmah, tenaga kerja dari PT Polygroup Manufaktur Indonesia, yang mengalami Robek otot bagian lutut kiri akibat menghindari kendaraan lain saat berangkat kerja dari rumah.

Peserta lainnya, yaitu Alip Susilo, tenaga kerja dari Sinar Mekar Jaya II, yang juga menjalani perawatan di rumah sakit yang sama akibat truk yang dikendarai menabrak bagian belakan truk tronton.

"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami oleh kedua peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

Untuk proses pengobatan dan perawatan, BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung seluruh biaya yang dibutuhkan sesuai dengan indikasi medis.

"Kami berharap kedua peserta dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala," katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026