Grobogan (ANTARA) - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono menyatakan, Kabupaten Grobogan yang memasuki usia ke-300 tahun merupakan daerah bersejarah di Pulau Jawa sekaligus memiliki peran strategis di sektor pertanian nasional.
Dalam momentum Hari Jadi ke-300 Grobogan, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI itu menuturkan bahwa daerah tersebut tidak hanya dikenal sebagai wilayah tua dengan banyak tokoh leluhur Jawa, tetapi juga sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Tengah bahkan di Indonesia.
“Grobogan ini kabupaten yang usianya sudah sangat tua dan memiliki peran penting dari sisi sejarah maupun silsilah. Dari sektor pertanian, kontribusinya juga sangat besar,” ujar Sudaryono di Grobogan, Selasa.
Sebagai putra daerah, ia menegaskan, Grobogan memiliki andil signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya pada komoditas kedelai, padi, jagung, dan komoditas pangan lainnya.
Ia mengaku terus mengikuti perkembangan Grobogan dari waktu ke waktu, mulai dari pembangunan infrastruktur, kemajuan desa, peningkatan produktivitas hasil panen, hingga perbaikan jaringan irigasi yang mendukung sektor pertanian.
Menurut dia, sektor pertanian juga menjadi salah satu solusi strategis dalam pengentasan kemiskinan karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta mudah diakses masyarakat.
Terkait banjir yang sempat berdampak pada lahan pertanian, ia menyampaikan pemerintah telah menyiapkan langkah penanganan, termasuk pemberian bantuan benih gratis dan alat mesin pertanian (alsintan) bagi petani terdampak.
“Semua didata agar bantuan tepat sasaran. Negara harus hadir untuk memastikan petani tetap bisa berproduksi,” ujarnya.
Baca juga: Bupati: 21 gunungan warnai hari jadi tiga abad Grobogan disertai harapan & doa