Blora (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Blora, Jawa Tengah, terus memperkuat dukungannya terhadap program penguatan gizi nasional melalui penambahan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), ditandai dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Blora 2, Senin.

"Untuk tahap awal operasional, SPPG Polres Blora 2 masih dalam tahap orientasi dengan melayani sekitar 1.300 penerima manfaat. Pekan berikutnya, kapasitas layanan ditargetkan meningkat menjadi 2.600 penerima manfaat," kata Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto di sela-sela peresmian SPPG Polres Blora 2 di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Senin.

Dalam peresmian tersebut, dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora yang ditandai dengan pemotongan tumpeng, pengguntingan pita, pengecekan fasilitas dapur, serta pelepasan armada distribusi makanan. Sedangkan SPPG yang pertama di Desa Seso, Kecamatan Jepon.

Kapolres menjelaskan operasional SPPG Polres Blora 2 merupakan wujud kolaborasi kepolisian bersama para mitra dalam menyediakan asupan bergizi bagi generasi penerus bangsa melalui Program MBG.

Salah satu keunggulan fasilitas tersebut, kata dia, dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern untuk memastikan pengelolaan limbah dapur ramah lingkungan dengan potensi pencemaran yang sangat kecil terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga mengungkapkan antusiasme sekolah terhadap Program MBG cukup tinggi. Banyak kepala sekolah yang mengajukan permohonan agar sekolahnya dapat menjadi penerima manfaat dari SPPG Polres Blora.

"Namun, penentuan kuota bukan kewenangan kami. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri melalui program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi inisiatif Polres Blora dalam menghadirkan dapur SPPG di Kecamatan Jepon yang dinilainya strategis untuk mempercepat dan pemerataan distribusi makanan bergizi.

"Kami berterima kasih karena sejauh ini tidak ada komplain dari masyarakat. Justru warga senang karena menu makanannya enak dan porsinya selalu penuh. Saya juga mendorong dapur SPPG lainnya untuk meniru Polres Blora yang telah menggunakan IPAL demi menjaga higienitas dan kelestarian lingkungan," ujarnya.

Bupati berharap kapasitas layanan SPPG Polres Blora ke depan dapat ditingkatkan hingga 3.000 penerima manfaat, seiring dengan kualitas pengelolaan yang telah ditunjukkan.

Acara peresmian ditutup dengan peninjauan langsung standar kebersihan dapur oleh para pejabat yang hadir guna memastikan setiap paket makanan yang didistribusikan memenuhi standar kesehatan, sebagai upaya mewujudkan generasi emas yang sehat dan cerdas.



Baca juga: UPPD Blora catat realisasi PAD 2025 mencapai Rp99,98 miliar