Wonosobo (ANTARA) - Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan meminta kesiapan personel, terutama peleton siaga bencana agar selalu siap operasional, karena karakteristik wilayah ini didominasi daerah pegunungan dengan kondisi cuaca relatif sering hujan dan terjadi bencana.

"Kesiapan personel, peralatan dan mental harus dijaga, sehingga dapat segera digerakkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan," katanya dalam pengarahan Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Mapolres Wonosobo, Senin.

Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan saat bertugas di lapangan, serta mematuhi standar operasional prosedur yang telah ditetapkan, mengingat cuaca yang tidak menentu dapat berdampak pada keselamatan saat pelaksanaan tugas.

Kapolres menegaskan Upacara Hari Kesadaran Nasional memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh anggota Polri.

Menurut dia, momentum ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, serta rasa pengabdian sebagai anggota Polri dan aparatur negara.

"Melalui upacara ini, kita kembali diingatkan akan jati diri Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta sebagai penegak hukum yang senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," katanya.

Ia menekankan pentingnya menjaga sikap, perilaku, dan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun di tengah masyarakat. Profesionalisme, disiplin, dan integritas disebut sebagai modal utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Wonosobo memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah personel yang dinilai berprestasi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan pengabdian personel dalam melaksanakan tugas kepolisian.

"Saya berharap prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan, serta menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh personel lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," katanya.


Baca juga: Penyuluh agama Kemenag Wonosobo tekan bantu tekan angka putus sekolah