Psikiater : Orang dengan depresi jangan takut berobat
Jumat, 30 Agustus 2024 14:49 WIB
Seminar kesehatan pada Indonesia Plus Size Berkain Berkebaya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/8/2024). (ANTARA/Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Psikiater dari Klinik Utama Kasih Ibu Sehati Kota Solo Dr Afinia Permanasari mengatakan orang dengan gejala depresi jangan takut untuk berobat agar mendapatkan penanganan lebih dini.
"Jangan takut ke psikiater, tidak harus selalu gangguan jiwa, tapi orang dengan masalah kejiwaan," katanya pada Bincang Kesehatan di Solo, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan jika seseorang mengalami gejala burnout atau merasa lelah terus-menerus, stres, mudah tersinggung, dan merasakan cemas bisa ke psikiater.
"Karena psikiater sekarang tidak harus selalu obat. Obat hanya untuk masalah yang sifatnya sedang ke berat," katanya.
Ia mengatakan seseorang dikatakan depresi apabila menunjukkan beberapa tanda dengan intensitas lebih dari dua minggu. Beberapa tanda tersebut, yakni afek depresif, menarik diri, rasa bersalah, gangguan makan, gangguan tidur, pesimis, dan ide-ide bunuh diri.
"Depresi ada ringan, sedang, berat. Kalau semua ada berarti depresi berat dan ini biasanya butuh obat. Tapi kriteria diagnosa tersebut harus lebih dari dua minggu," katanya.
Ia mengatakan jika diagnosa tersebut dari sedang menuju berat maka harus ke psikiater, sedangkan jika diagnosa yang ditunjukkan masih ringan maka masih bisa ke psikolog.
Disinggung mengenai kesehatan mental perempuan, dikatakannya, saat ini yang banyak ditemui yakni depresi, gangguan kecemasan, dan bipolar.
"Yang banyak sekarang kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), perselingkuhan, dan bully," katanya.
Ia mengatakan kasus bully atau perundungan tidak jarang berasal dari standar kecantikan seseorang yang dianggap tidak sesuai dengan orang yang melakukan perundungan.
"Ini jatuhnya depresi atau gangguan makan," katanya.
Menurut dia, ada beberapa antisipasi yang bisa dilakukan oleh korban perundungan, yakni dengan memperkuat fundamental pertahanan. Ia mengatakan salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melawan.
"Melawan dengan ketegasan, buka kekerasan. Atau kita lebih ada sense of humor, kita tetap bisa menjawab dengan kalimat yang baik dan kita harus ada wawasan luas, kalau orang bully kita bisa menimpali dengan kalimat yang baik. Kalau kita nggak punya ilmu atau wawasan luas orang akan ter-bully, depresi, paling parah jadi mengakhiri hidup," katanya.
Sementara itu, kegiatan tersebut merupakan rangkaian Indonesia Plus Size Berkain Berkebaya. Pendiri Indonesia Plus Size Berkain Berkebaya Ririe Bogar mengatakan setiap perempuan berhak tampil cantik meski berbadan besar.
"Melalui acara ini kami ingin mengedukasi bahwa perempuan dengan bentuk tubuh apapun cantik," katanya.
Di sisi lain, ia juga membahas kesehatan mental perempuan mengingat kaum perempuan lebih perasa.
"Pada prinsipnya perempuan harus belajar memahami dirinya. Kalau hanya mendengarkan orang lain ya mentalnya nggak akan kuat, apa kata orang belum tentu benar, makanya kami datangkan ahlinya, yakni psikiater di sini," katanya.
"Jangan takut ke psikiater, tidak harus selalu gangguan jiwa, tapi orang dengan masalah kejiwaan," katanya pada Bincang Kesehatan di Solo, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan jika seseorang mengalami gejala burnout atau merasa lelah terus-menerus, stres, mudah tersinggung, dan merasakan cemas bisa ke psikiater.
"Karena psikiater sekarang tidak harus selalu obat. Obat hanya untuk masalah yang sifatnya sedang ke berat," katanya.
Ia mengatakan seseorang dikatakan depresi apabila menunjukkan beberapa tanda dengan intensitas lebih dari dua minggu. Beberapa tanda tersebut, yakni afek depresif, menarik diri, rasa bersalah, gangguan makan, gangguan tidur, pesimis, dan ide-ide bunuh diri.
"Depresi ada ringan, sedang, berat. Kalau semua ada berarti depresi berat dan ini biasanya butuh obat. Tapi kriteria diagnosa tersebut harus lebih dari dua minggu," katanya.
Ia mengatakan jika diagnosa tersebut dari sedang menuju berat maka harus ke psikiater, sedangkan jika diagnosa yang ditunjukkan masih ringan maka masih bisa ke psikolog.
Disinggung mengenai kesehatan mental perempuan, dikatakannya, saat ini yang banyak ditemui yakni depresi, gangguan kecemasan, dan bipolar.
"Yang banyak sekarang kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), perselingkuhan, dan bully," katanya.
Ia mengatakan kasus bully atau perundungan tidak jarang berasal dari standar kecantikan seseorang yang dianggap tidak sesuai dengan orang yang melakukan perundungan.
"Ini jatuhnya depresi atau gangguan makan," katanya.
Menurut dia, ada beberapa antisipasi yang bisa dilakukan oleh korban perundungan, yakni dengan memperkuat fundamental pertahanan. Ia mengatakan salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melawan.
"Melawan dengan ketegasan, buka kekerasan. Atau kita lebih ada sense of humor, kita tetap bisa menjawab dengan kalimat yang baik dan kita harus ada wawasan luas, kalau orang bully kita bisa menimpali dengan kalimat yang baik. Kalau kita nggak punya ilmu atau wawasan luas orang akan ter-bully, depresi, paling parah jadi mengakhiri hidup," katanya.
Sementara itu, kegiatan tersebut merupakan rangkaian Indonesia Plus Size Berkain Berkebaya. Pendiri Indonesia Plus Size Berkain Berkebaya Ririe Bogar mengatakan setiap perempuan berhak tampil cantik meski berbadan besar.
"Melalui acara ini kami ingin mengedukasi bahwa perempuan dengan bentuk tubuh apapun cantik," katanya.
Di sisi lain, ia juga membahas kesehatan mental perempuan mengingat kaum perempuan lebih perasa.
"Pada prinsipnya perempuan harus belajar memahami dirinya. Kalau hanya mendengarkan orang lain ya mentalnya nggak akan kuat, apa kata orang belum tentu benar, makanya kami datangkan ahlinya, yakni psikiater di sini," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMS perkuat ketahanan finansial dan mental Diaspora Indonesia di Jepang melalui program Mindful Spending
20 February 2026 18:32 WIB
TP Posyandu Jateng gandeng Psikologi Undip perkuat layanan kesehatan mental
23 January 2026 20:08 WIB
Tim FK UMS gandeng Puskesmas Gatak gelar cek kesehatan gratis dan edukasi mental bagi siswa SMK
08 January 2026 12:40 WIB
HMP PAI UMS adakan Training Education 2025 untuk tempa mental dan kapasitas kader
01 December 2025 21:24 WIB
1.258 mahasiswa ikuti BCA Berbagi Ilmu di UMS, tekankan pentingnya kompetensi dan ketangguhan mental
26 November 2025 16:13 WIB
Audisi Bulutangkis PB Djarum ajang ukur mental dan daya juang atlet muda
11 September 2025 21:32 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Penderita diabetes melitus tetap bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan secara aman
19 February 2026 15:42 WIB
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB