KAI Semarang sosialisasikan tertib berlalu lintas di perlintasan Anjasmoro
Kamis, 27 Juni 2024 0:02 WIB
PT KAI Daop 4 Semarang menyosialisasikan keselamatan berkendara ke pengguna jalan di perlintasan sebidang Jalan Anjasmoro Raya, Semarang, Rabu. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Semarang (ANTARA) - PT KAI Daop 4 Semarang menyampaikan sosialisasi dan edukasi tentang tertib berlalu lintas saat melintas di perlintasan sebidang di Jalan Anjasmoro Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan pemilihan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas di lokasi tersebut akibat dua kejadian temperan KA pada beberapa bulan terakhir.
"Di lokasi ini terjadi dua kejadian dalam beberapa bulan terakhir. Oleh karena itu dilakukan sosialisasi di perlintasan Anjasmoro ini," katanya.
Meski demikian, kata dia, kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran pengguna jalan dalam berlalu lintas akan digelar rutin di berbagai perlintasan sebidang.
Melalui sosialisasi dan edukasi ini, lanjut dia, diharapkan akan tercipta keselamatan dan pola pikir berkeselamatan oleh pengguna jalan.
"Sehingga tidak lagi ada kerugian maupun ancaman keselamatan perjalanan KA serta pengguna jalan nantinya," tambahnya.
Selama 2024, kata dia, tercatat 17 peristiwa temperan yang dialami kereta api di berbagai perlintasan sebidang di wilayah Daop Semarang.
"Akibat berbagai kejadian itu terdapat korban meninggal maupun luka berat," katanya.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan pemilihan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas di lokasi tersebut akibat dua kejadian temperan KA pada beberapa bulan terakhir.
"Di lokasi ini terjadi dua kejadian dalam beberapa bulan terakhir. Oleh karena itu dilakukan sosialisasi di perlintasan Anjasmoro ini," katanya.
Meski demikian, kata dia, kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran pengguna jalan dalam berlalu lintas akan digelar rutin di berbagai perlintasan sebidang.
Melalui sosialisasi dan edukasi ini, lanjut dia, diharapkan akan tercipta keselamatan dan pola pikir berkeselamatan oleh pengguna jalan.
"Sehingga tidak lagi ada kerugian maupun ancaman keselamatan perjalanan KA serta pengguna jalan nantinya," tambahnya.
Selama 2024, kata dia, tercatat 17 peristiwa temperan yang dialami kereta api di berbagai perlintasan sebidang di wilayah Daop Semarang.
"Akibat berbagai kejadian itu terdapat korban meninggal maupun luka berat," katanya.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota Komisi VII dorong pegiat wisata perkuat mitigasi keselamatan wisatawan
01 May 2026 18:55 WIB
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Polda Jateng terjunkan tim selidiki tabrakan Argo Bromo Anggrek dan mobil di Gr
03 May 2026 16:58 WIB