Semarang (ANTARA) - Didirikan pada akhir tahun 2013 oleh Ariawan Santoso, Batik Benang Raja telah berkembang pesat dan tersebar di 10 kota, serta akan terus berkembang ke berbagai kota di Indonesia dengan lokasinya yang strategis, mudah dijangkau, toko luas dan nyaman, juga dilengkapi dengan ruang ganti dan fasilitas AC yang akan meningkatkan kenyamanan berbelanja bagi para pelanggan.

Ke-10 cabang Batik Benang Raja tersebut yakni berada di Salatiga, Semarang, Magelang, Kudus, Purwokerto, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kediri, dan Madiun. Direncanakan pada pertengahan 2024 ekspansi bisnis kembali akan dilakukan dengan membuka cabang di Mojokerto, Jawa Timur.

Dimas Satrio, selaku Creative Marketing Batik Benang Raja dalam keterangan persnya, Rabu (17/4/2024) menjelaskan Batik Benang Raja telah menetapkan standar tinggi dalam industri batik sesuai dengan slogan yang diusungnya yakni Eceran dan Grosir Harga Pabrik serta mempunyai visi Menciptakan kebahagiaan berbatik untuk semua kalangan masyarakat Indonesia.

"Batik Benang Raja selalu berupaya meningkatkan kualitas produksi dan memperhatikan setiap detail dalam desain, pemilihan bahan, dan proses produksi," kata Dimas.

Benang Raja, lanjut Dimas, tidak hanya memiliki produk-produk premium, seperti batik cap dan batik tulis, batik tulis dibuat oleh pembuat batik dengan harga mulai Rp100.000, tetapi juga menawarkan harga yang sangat ekonomis, namun tetap menjaga kualitasnya.

Selain menghadirkan berbagai motif kain batik dan baju batik siap pakai, kata dia, Batik Benang Raja tetapi juga menyediakan ragam produk lainnya untuk memenuhi kebutuhan busana dan aksesoris, mulai dari daster, mukena, sajadah, sarung, hingga gamis dengan beragam desain yang menarik dan mempunyai kualitas yang terjamin. Tidak hanya itu, koleksi aksesoris seperti tas, sandal, sepatu, dan pernak-pernik juga tersedia, tentunya dengan harga pabrik yang ditawarkan.

"Batik Benang Raja tidak hanya akan memberikan kepuasan dalam hal kualitas dan harga, tetapi juga dalam hal kemudahan dan fleksibilitas dalam memilih produk yang sesuai. Beberapa contoh produk dan harga yang ditawarkan Batik Benang Raja seperti tas dan dompet: mulai dari Rp2.500; gaun rumah: mulai dari Rp12.000; jilbab: mulai dari Rp13.500; atasan batik: mulai dari Rp19.900; sampai kain batik: mulai dari Rp22.500," kata Dimas.

Batik Benang Raja, tambah Dimas, juga mengikuti perkembangan teknologi, sehingga masyarakat dimanjakan dapat berbelanja dimana saja dan kapan saja dengan hadir di berbagai platform seperti Shopee, Instagram, Facebook, TikTok, dan Whatsapp. Dengan platform-platform digital tersebut, pelanggan tidak lagi terbatas oleh jarak geografis. Bahkan bagi mereka yang berada di luar cakupan jangkauan toko Batik Benang Raja, mereka masih dapat memenuhi kebutuhan busana batik mereka dengan mudah. 

"Satu hal yang membuat Batik Benang Raja berbeda adalah ketersediaan produk yang selalu siap tanpa perlu melakukan pre-order atau pemesanan terlebih dahulu. Biasanya, ketika membutuhkan produk dengan partai besar, konsumen akan diminta untuk melakukan pre-order terlebih dahulu dikarenakan keterbatasan stok maupun produksi yang tidak mencukupi, namun di Batik Benang Raja, ketersediaan produk selalu diutamakan, sehingga pelanggan dapat mendapatkan produk yang dibutuhkan dengan cepat dan tanpa tanpa proses yang sulit," tutup Dimas Satrio.
 

Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024