Mahasiswa Untidar KKN di 65 desa di Kabupaten Magelang
Senin, 8 Januari 2024 21:25 WIB
Mahasiswa Untidar mengikuti kegiatan KKN di Kabupaten Magelang. ANTARA/HO-Humas Untidar Magelang
Magelang (ANTARA) - Universitas Tidar (Untidar) Magelang menerjunkan 667 mahasiswa untuk menjalani kuliah kerja nyata (KKN) di 65 desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untidar Magelang Eny Boedy Orbawati di Magelang, Senin, menjelaskan 22 dosen akan mendampingi 66 kelompok mahasiswa yang melaksanakan KKN.
Setiap kelompok sudah membuat program kegiatan yang atas bimbingan dosen pendamping untuk diimplementasikan pada masyarakat.
"Para mahasiswa sudah mendapatkan pembekalan dua kali, pertama secara online dan kedua secara offline. Kami dari LPPM menekankan bagaimana mahasiswa KKN harus menjunjung tinggi etika bermasyarakat mahasiswa. Junjunglah tinggi nama baik dan almamater Untidar melalui kegiatan KKN ini dan program yang kalian buat," katanya.
Ia mengatakan nantinya kegiatan KKN juga melibatkan monitoring dan evaluasi oleh pimpinan Untidar. Tahap terakhir kegiatan ini berupa penilaian untuk setiap peserta.
Wakil Rektor Bidang Akademik Untidar Magelang Suyitno berpesan kepada mahasiswa peserta KKN agar selalu menjaga kesehatan hingga akhir kegiatan agar lanjutan studi tetap berjalan baik.
"Saya pengin mengajak kalian menjadi orang yang bangga pada dirinya sendiri atas capaian dan perilaku kalian. Banggalah karena punya perilaku yang baik dan punya capaian yg baik. Jaga kesehatan karena kalian masih punya tugas menyelesaikan perkuliahan hingga lulus," katanya.
Ia mengatakan mahasiswa Untidar harus memiliki rasa bangga terhadap kampus, salah satunya dengan menghafal lagu hymne Untidar.
Dia berharap, setiap alumnus Untidar bekerja sebaik-baiknya dan membanggakan bagi alumnus lain dan almamater.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untidar Magelang Eny Boedy Orbawati di Magelang, Senin, menjelaskan 22 dosen akan mendampingi 66 kelompok mahasiswa yang melaksanakan KKN.
Setiap kelompok sudah membuat program kegiatan yang atas bimbingan dosen pendamping untuk diimplementasikan pada masyarakat.
"Para mahasiswa sudah mendapatkan pembekalan dua kali, pertama secara online dan kedua secara offline. Kami dari LPPM menekankan bagaimana mahasiswa KKN harus menjunjung tinggi etika bermasyarakat mahasiswa. Junjunglah tinggi nama baik dan almamater Untidar melalui kegiatan KKN ini dan program yang kalian buat," katanya.
Ia mengatakan nantinya kegiatan KKN juga melibatkan monitoring dan evaluasi oleh pimpinan Untidar. Tahap terakhir kegiatan ini berupa penilaian untuk setiap peserta.
Wakil Rektor Bidang Akademik Untidar Magelang Suyitno berpesan kepada mahasiswa peserta KKN agar selalu menjaga kesehatan hingga akhir kegiatan agar lanjutan studi tetap berjalan baik.
"Saya pengin mengajak kalian menjadi orang yang bangga pada dirinya sendiri atas capaian dan perilaku kalian. Banggalah karena punya perilaku yang baik dan punya capaian yg baik. Jaga kesehatan karena kalian masih punya tugas menyelesaikan perkuliahan hingga lulus," katanya.
Ia mengatakan mahasiswa Untidar harus memiliki rasa bangga terhadap kampus, salah satunya dengan menghafal lagu hymne Untidar.
Dia berharap, setiap alumnus Untidar bekerja sebaik-baiknya dan membanggakan bagi alumnus lain dan almamater.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pjs wali kota sebut bursa kerja konvensional masih dibutuhkan pencaker
13 November 2024 20:16 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB