Tim boccia Indonesia raih perak di APG Hangzhou
Sabtu, 28 Oktober 2023 8:35 WIB
Tim Boccia Indonesia yang turun nomor beregu BC1/BC2 pada babak final Asian Para Games 2023 yang digelar di Hangzhou Gymnasium, China, Jumat (27/10/2023).. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
Hangzhou (ANTARA) - Tim boccia Indonesia yang turun pada nomor beregu BC1/BC2 meraih medali perak setelah kalah melawan tim Korea Selatan dengan skor 4-8 pada babak final Asian Para Games 2023 di Hangzhou Gymnasium, China, Jumat.
Pertandingan antara tim beregu boccia Indonesia melawan Korea berlangsung ketat dengan gim pertama 1-0, gim kedua 1-2, gim ketiga 1-3, dan gim keempat 1-6.
Menurut pelatih boccia Indonesia Islahuzzaman Nur Yadin, gim terakhir atau keenam tim boccia Indonesia mendapatkan nilai tambahan menjadi empat sehingga kedudukan menjadi 4-8.
Dengan hasil itu, Korea Selatan merebut medali emas, Indonesia perak, dan Thailand perunggu.
Dengan tambahan medali tersebut, tim boccia Indonesia total mendapatkan satu emas, satu perak dan satu perunggu. Emas dari nomor tunggal putra BC2 dengan atlet Muhammad Felix Ardi Yuda, perak dari Tim beregu BC1/BC2, yang terdiri Muhammad Bintang Satrio, Handayani, Felix Ardiyuda, dan medali perunggu diperoleh oleh Muhammad Afrizal nomor BC1 putra.
"Perolehan medali untuk Boccia sudah melebihi target. Karena target boccia di Asian Para Games China, hanya satu perunggu. Kita mendapat emas merupakan mujizat. Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena Boccia ini, yang terbaik di Asian Para Games 2023 di China dan Korea Selatan," katanya.
Tim boccia Indonesia setelah selesai Asian Para Games di China ini, kembali ke Tanah Air, kemudian melakukan persiapan mencari poin ke Paralimpiade Paris, di Hong Kong, pada Desember mendatang.
Tim Boccia Indonesia sudah masuk 10 besar di tunggal putra dengan atlet atas nama Muhammad Afrizal, sudah menempati enam besar dunia.
Baca juga: Indonesia tambah satu emas cabang Para Cycling di APG China
Pertandingan antara tim beregu boccia Indonesia melawan Korea berlangsung ketat dengan gim pertama 1-0, gim kedua 1-2, gim ketiga 1-3, dan gim keempat 1-6.
Menurut pelatih boccia Indonesia Islahuzzaman Nur Yadin, gim terakhir atau keenam tim boccia Indonesia mendapatkan nilai tambahan menjadi empat sehingga kedudukan menjadi 4-8.
Dengan hasil itu, Korea Selatan merebut medali emas, Indonesia perak, dan Thailand perunggu.
Dengan tambahan medali tersebut, tim boccia Indonesia total mendapatkan satu emas, satu perak dan satu perunggu. Emas dari nomor tunggal putra BC2 dengan atlet Muhammad Felix Ardi Yuda, perak dari Tim beregu BC1/BC2, yang terdiri Muhammad Bintang Satrio, Handayani, Felix Ardiyuda, dan medali perunggu diperoleh oleh Muhammad Afrizal nomor BC1 putra.
"Perolehan medali untuk Boccia sudah melebihi target. Karena target boccia di Asian Para Games China, hanya satu perunggu. Kita mendapat emas merupakan mujizat. Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena Boccia ini, yang terbaik di Asian Para Games 2023 di China dan Korea Selatan," katanya.
Tim boccia Indonesia setelah selesai Asian Para Games di China ini, kembali ke Tanah Air, kemudian melakukan persiapan mencari poin ke Paralimpiade Paris, di Hong Kong, pada Desember mendatang.
Tim Boccia Indonesia sudah masuk 10 besar di tunggal putra dengan atlet atas nama Muhammad Afrizal, sudah menempati enam besar dunia.
Baca juga: Indonesia tambah satu emas cabang Para Cycling di APG China
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang - PLTU tingkatkan kemampuan teknis nelayan perbaiki mesin kapal
10 February 2026 8:04 WIB
Pemkab Batang salurkan bantuan pangan bagi 6 ribu keluarga nelayan terdampak banjir
06 February 2026 13:19 WIB
Para siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat belajar hidup di desa lewat kegiatan live in
03 February 2026 17:26 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
DLH Boyolali beri Abhinawa Anugraha untuk para pengelola lingkungan hidup
16 December 2025 11:45 WIB
Indonesia raih enam medali emas pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025
02 November 2025 17:28 WIB
Tim Indonesia berpeluang raih banyak medali pada Polytron Indonesia Para Badminton Internasional
01 November 2025 17:34 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Love Heals Padel Fest 2026 Semarang, padukan olahraga dan aksi kemanusiaan
05 February 2026 11:53 WIB
Berikut jadwal pekan kelima putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang
03 February 2026 9:50 WIB
Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026
02 February 2026 13:44 WIB
Kesatria Bengawan Solo menyerah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club
02 February 2026 8:43 WIB