Para balap sepeda Indonesia tambah satu perak dan satu perunggu
Rabu, 25 Oktober 2023 15:24 WIB
Pembalap sepeda NPC Indonesia M Fadli saat turun di nomor C4-5 4.000 meter Individual Pursuit putra pada APG 2023 di Chun′an Jienshou Sports Centre, Hangzhou China, pada Rabu (25/10/2023). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
Hangzhou, China (ANTARA) - Atlet Para balap sepeda NPC Indonesia menambah satu perak dan satu perunggu dalam pesta olahraga Asian Para Games Hangzhou yang digelar di Chun′an Jienshou Sports Centre Hangzhou, China, Rabu.
Medali perak dipersembahkan oleh Muhammad Fadli yang turun di nomor C4-5 4.000 meter individual pursuit putra dan medali perunggu diperoleh oleh Tifan Abid Alana dari nomor C3 3.000 meter individual pursuit putra,
Pada babak final individual pursuit putra, M Fadli sempat memimpin perlombaan namun harus mengakui keunggulan pembalap tuan rumah Xian Wang yang kemudian meraih emas dengan catatan waktu 4.54.227, sedangkan Fadli membukukan waktu 4.57.723. Sementara itu, medali perunggu menjadi milik pembalap Uzbekistan Azimbek Abdullaev.
Fadli mengatakan sudah berusaha maksimal untuk mengejar pembalap China namun tetap harus puas dengan medali perak.
"Saya sudah berusaha maksimal melawan pembalap China, tetapi akhirnya kalah di babak final ini. Saya masih turun di nomor individual time trial jalan raya semoga memperoleh medali emas," kata Fadli.
Sementara itu, Tifan Abid Alana usai pertandingan mengatakan bersyukur bisa meraih perunggu. "Kami berterima kasih dan berusaha bermain bagus untuk mengalahkan lawan dan ternyata berhasil mendapat perunggu," kata Tifan setelah perlombaan.
Pelatih Para Cycling NPC Indonesia Fadilah Umar mengatakan pada Rabu atlet Indonesia turun di tiga nomor yakni individual pursuit (IP) C2, C3, dan C4-5 putra.
"Fadli yang turun di nomor C4-5 sebenarnya menjadi tumpuan Indonesia untuk merebut emas. Kita sudah berupaya tetapi belum beruntung dan hal ini menjadi bahan evaluasi kita ke depan," katanya.
NPC Indonesia untuk cabang Para balap sepeda masih mengharapkan satu medali emas nomor individual time trial (ITT) road race dengan jarak 18 km dan diharapkan Fadli bisa meraih prestasi di nomor tersebut dengan medali emas.
Selain dua atlet yang meraih medali, masih ada satu atlet Para balap sepeda Indonesia yang tampil di final yaitu Habib Shaleh di nomor C2. Namun, Habib gagal merebut perunggu usai dikalahkan atlet asal Korea.
Dengan tambahan dua medali tersebut, maka Para balap sepeda Indonesia telah mengoleksi dua perak dan tiga perunggu.
Baca juga: Blind judo Indonesia berharap tambah medali lagi di APG China
Medali perak dipersembahkan oleh Muhammad Fadli yang turun di nomor C4-5 4.000 meter individual pursuit putra dan medali perunggu diperoleh oleh Tifan Abid Alana dari nomor C3 3.000 meter individual pursuit putra,
Pada babak final individual pursuit putra, M Fadli sempat memimpin perlombaan namun harus mengakui keunggulan pembalap tuan rumah Xian Wang yang kemudian meraih emas dengan catatan waktu 4.54.227, sedangkan Fadli membukukan waktu 4.57.723. Sementara itu, medali perunggu menjadi milik pembalap Uzbekistan Azimbek Abdullaev.
Fadli mengatakan sudah berusaha maksimal untuk mengejar pembalap China namun tetap harus puas dengan medali perak.
"Saya sudah berusaha maksimal melawan pembalap China, tetapi akhirnya kalah di babak final ini. Saya masih turun di nomor individual time trial jalan raya semoga memperoleh medali emas," kata Fadli.
Sementara itu, Tifan Abid Alana usai pertandingan mengatakan bersyukur bisa meraih perunggu. "Kami berterima kasih dan berusaha bermain bagus untuk mengalahkan lawan dan ternyata berhasil mendapat perunggu," kata Tifan setelah perlombaan.
Pelatih Para Cycling NPC Indonesia Fadilah Umar mengatakan pada Rabu atlet Indonesia turun di tiga nomor yakni individual pursuit (IP) C2, C3, dan C4-5 putra.
"Fadli yang turun di nomor C4-5 sebenarnya menjadi tumpuan Indonesia untuk merebut emas. Kita sudah berupaya tetapi belum beruntung dan hal ini menjadi bahan evaluasi kita ke depan," katanya.
NPC Indonesia untuk cabang Para balap sepeda masih mengharapkan satu medali emas nomor individual time trial (ITT) road race dengan jarak 18 km dan diharapkan Fadli bisa meraih prestasi di nomor tersebut dengan medali emas.
Selain dua atlet yang meraih medali, masih ada satu atlet Para balap sepeda Indonesia yang tampil di final yaitu Habib Shaleh di nomor C2. Namun, Habib gagal merebut perunggu usai dikalahkan atlet asal Korea.
Dengan tambahan dua medali tersebut, maka Para balap sepeda Indonesia telah mengoleksi dua perak dan tiga perunggu.
Baca juga: Blind judo Indonesia berharap tambah medali lagi di APG China
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang - PLTU tingkatkan kemampuan teknis nelayan perbaiki mesin kapal
10 February 2026 8:04 WIB
Pemkab Batang salurkan bantuan pangan bagi 6 ribu keluarga nelayan terdampak banjir
06 February 2026 13:19 WIB
Para siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat belajar hidup di desa lewat kegiatan live in
03 February 2026 17:26 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
DLH Boyolali beri Abhinawa Anugraha untuk para pengelola lingkungan hidup
16 December 2025 11:45 WIB
Indonesia raih enam medali emas pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025
02 November 2025 17:28 WIB
Tim Indonesia berpeluang raih banyak medali pada Polytron Indonesia Para Badminton Internasional
01 November 2025 17:34 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Love Heals Padel Fest 2026 Semarang, padukan olahraga dan aksi kemanusiaan
05 February 2026 11:53 WIB
Berikut jadwal pekan kelima putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang
03 February 2026 9:50 WIB
Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026
02 February 2026 13:44 WIB
Kesatria Bengawan Solo menyerah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club
02 February 2026 8:43 WIB