Semarakkan Hari Santri, UIN Walisongo gelar Expo Kemandirian Pesantren
Kamis, 19 Oktober 2023 17:43 WIB
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah mengadakan Expo Kemandirian Pesantren di Gedung Juber Al Jaelani Planetarium UIN setempat, Kamis (19/10). Dok. UIN Walisongo
Semarang (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar "Expo Kemandirian Pesantren" di Gedung Juber Al Jaelani Planetarium UIN setempat, Kamis (19/10).
Kegiatan ini diikuti oleh 38 pondok pesantren di Kabupaten Demak, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, Kabupaten Wonosobo, serta Kota Semarang.
Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag. dan H. Muhtasit, S.Ag. selaku Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah.
Expo Kemandirian Pesantren adalah rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2023. Semangat yang diangkat dalam HSN 2023 adalah Jihad Santri, Jayakan Negeri.
Selain Expo Kemandirian Pesantren, UIN Walisongo juga mengadakan Pameran Foto dan Dokumentasi Komite Hijaz: Perjalanan KH. Wahab Hasbullah dan Syekh Ghanaim Al-Amir sebagai utusan Nahdlatul Ulama bertemu Raja Ibnu Saud tahun 1928 M di Gedung Walisongo Center. Selain itu di Walisongo Center juga dipamerkan manuskrip dan bedah naskah K.H. Soleh Darat.
Panitia Acara Expo Kemandirian Pesantren H. Mokh. Syaroni, M.Ag. mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu undangan dan pengasuh pesantren dari 38 pesantren di Jawa Tengah. Selama 3 hari ke depan, semoga para peserta nyaman dan betah di UIN Walisongo dalam menyemarakkan kegiatan expo.
H. Muhtasit, S.Ag selaku Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah menyampaikan Kemandirian Pesantren ini menjadi salah satu dari Tujuh program prioritas dalam Kementerian Agama. Sebanyak 5059 pesantren mendapatkan bantuan inkubasi untuk kemandirian pesantren dan sebanyak 339 pondok pesantren tersebut berada di Jawa Tengah.
“Pondok Pesantren melalui pendampingan dari Kementerian Agama diharapkan bisa mandiri. Dalam arti pendampingan ini bisa menjadi stimulan yang dikembangkan dan optimisme di Pesantren. Pesantren diharapkan bisa menghidupi dirinya. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan ini merupakan tahun pertama. Harapannya di tahun depan bisa dilaksanakan lagi dan tidak hanya dari pesantren tapi juga UMKM sekitar kampus,” pungkasnya.
Muhtasit juga menyampaikan kegiatan ini adalah rangkaian dari HSN 2023 yang akan dilaksanakan pada (22/10/2023).
Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag. menyampaikan Semua yang dilakukan hari ini adalah upaya menyemarakkan hari santri dan menampilkan bagaimana pesantren sudah melakukan banyak hal untuk negeri.
“Pesan pembangunan pesantren untuk negeri sudah tidak diragukan lagi model pendidikan pesantren di Indonesia adalah model yang terbaik. Di pesantren tidak hanya “taklim” tapi juga “takdim” membangun karakter dan mandiri. Pesantren tidak hanya berdakwah tapi juga pemberdayaan ekonomi dan kemandirian masyarakat,” pungkasnya.
Expo Kemandirian Pesantren menampilkan berbagai macam produk dan karya asli dari pesantren, salah satunya adalah Pondok Pesantren Al Falah Wonosalam Demak yang memamerkan usahanya hidroponik sayur dan buah, Pondok Pesantren Darussalam Mijen Demak dengan Produknya “Kondang” yaitu kompos kandang. Selain itu ada Cafe Kopi milik Pesantren Cahaya Insani yang membuat produk KEIB , kopi yang sudah di export di negara Mesir, Iran, Arab, Korea , Turki dan Jepang. Ada juga Pesantren Raudhah Al Asyariyyah Kalibeber yang menampilkan produknya berupa carica, teh tambi dan makanan khas Wonosobo lainnya. Serta masih banyak pondok pesantren yang menampilkan unggulannya, melalui pameran ini menunjukkan bahwa pondok pesantren bisa mandiri dan berkontribusi dalam pengembangan serta peningkatan ekonomi bangsa. ***
Kegiatan ini diikuti oleh 38 pondok pesantren di Kabupaten Demak, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, Kabupaten Wonosobo, serta Kota Semarang.
Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag. dan H. Muhtasit, S.Ag. selaku Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah.
Expo Kemandirian Pesantren adalah rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2023. Semangat yang diangkat dalam HSN 2023 adalah Jihad Santri, Jayakan Negeri.
Selain Expo Kemandirian Pesantren, UIN Walisongo juga mengadakan Pameran Foto dan Dokumentasi Komite Hijaz: Perjalanan KH. Wahab Hasbullah dan Syekh Ghanaim Al-Amir sebagai utusan Nahdlatul Ulama bertemu Raja Ibnu Saud tahun 1928 M di Gedung Walisongo Center. Selain itu di Walisongo Center juga dipamerkan manuskrip dan bedah naskah K.H. Soleh Darat.
Panitia Acara Expo Kemandirian Pesantren H. Mokh. Syaroni, M.Ag. mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu undangan dan pengasuh pesantren dari 38 pesantren di Jawa Tengah. Selama 3 hari ke depan, semoga para peserta nyaman dan betah di UIN Walisongo dalam menyemarakkan kegiatan expo.
H. Muhtasit, S.Ag selaku Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah menyampaikan Kemandirian Pesantren ini menjadi salah satu dari Tujuh program prioritas dalam Kementerian Agama. Sebanyak 5059 pesantren mendapatkan bantuan inkubasi untuk kemandirian pesantren dan sebanyak 339 pondok pesantren tersebut berada di Jawa Tengah.
“Pondok Pesantren melalui pendampingan dari Kementerian Agama diharapkan bisa mandiri. Dalam arti pendampingan ini bisa menjadi stimulan yang dikembangkan dan optimisme di Pesantren. Pesantren diharapkan bisa menghidupi dirinya. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan ini merupakan tahun pertama. Harapannya di tahun depan bisa dilaksanakan lagi dan tidak hanya dari pesantren tapi juga UMKM sekitar kampus,” pungkasnya.
Muhtasit juga menyampaikan kegiatan ini adalah rangkaian dari HSN 2023 yang akan dilaksanakan pada (22/10/2023).
Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag. menyampaikan Semua yang dilakukan hari ini adalah upaya menyemarakkan hari santri dan menampilkan bagaimana pesantren sudah melakukan banyak hal untuk negeri.
“Pesan pembangunan pesantren untuk negeri sudah tidak diragukan lagi model pendidikan pesantren di Indonesia adalah model yang terbaik. Di pesantren tidak hanya “taklim” tapi juga “takdim” membangun karakter dan mandiri. Pesantren tidak hanya berdakwah tapi juga pemberdayaan ekonomi dan kemandirian masyarakat,” pungkasnya.
Expo Kemandirian Pesantren menampilkan berbagai macam produk dan karya asli dari pesantren, salah satunya adalah Pondok Pesantren Al Falah Wonosalam Demak yang memamerkan usahanya hidroponik sayur dan buah, Pondok Pesantren Darussalam Mijen Demak dengan Produknya “Kondang” yaitu kompos kandang. Selain itu ada Cafe Kopi milik Pesantren Cahaya Insani yang membuat produk KEIB , kopi yang sudah di export di negara Mesir, Iran, Arab, Korea , Turki dan Jepang. Ada juga Pesantren Raudhah Al Asyariyyah Kalibeber yang menampilkan produknya berupa carica, teh tambi dan makanan khas Wonosobo lainnya. Serta masih banyak pondok pesantren yang menampilkan unggulannya, melalui pameran ini menunjukkan bahwa pondok pesantren bisa mandiri dan berkontribusi dalam pengembangan serta peningkatan ekonomi bangsa. ***
Pewarta : ksm
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Walisongo gelar Lokakarya Ramadhan 1447 H, bahas kepastian jadwal imsakiyah
27 January 2026 20:22 WIB
UIN Walisongo lepas peserta KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) 2026 di Wonosobo
15 January 2026 18:27 WIB
UIN Walisongo Semarang resmi bebaskan UKT bagi mahasiswa terdampak musibah
08 January 2026 14:41 WIB
Rektor UIN Walisongo serahkan Satyalencana Karya Satya pada upacara HAB Kemenag ke-80
07 January 2026 20:28 WIB
Ratusan pelajar Pekalongan bidik UIN Walisongo di gelaran Expo Campus GENIUS 2026
07 January 2026 20:16 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Mahasiswa dan Dosen Vokasi Undip perkuat kompetensi otomasi industri melalui pelatihan bersama
28 January 2026 18:03 WIB
Dari pendidikan politik hingga restorative justice, gagasan Doktor UMS perkuat demokrasi Indonesia
28 January 2026 17:37 WIB
FSRD ISI Solo kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran buka peluang kolaborasi
27 January 2026 14:26 WIB