Pengendali sabu 411 kg dibekuk di Malaysia
Selasa, 23 Mei 2023 8:02 WIB
Petugas Kepolisian Polda Riau berjaga saat ungkap kasus narkoba jaringan Internasional di Mapolda Riau, di Pekanbaru, Riau, Rabu (1/2/2023). Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu yang dikirim dari Malaysia sebanyak 276 kg dan mengamankan lima orang tersangka kurir dimana salah satunya tewas ditembak karena melawan petugas Kepolisian. (ANTARA/Rony Muharrman).
Pekanbaru, (ANTARA) - Kepolisian Daerah Riau menyatakan pengendali peredaran 411 kilogram sabu-sabu atas nama Marno yang sudah buron cukup lama, diamankan di Negara Bagian Johor, Malaysia
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Yos Guntur, Senin, menjelaskan tersangka ditangkap oleh Kepolisian Johor dengan barang bukti 62 kg sabu. Selain Marno, pihaknya turut meringkus beberapa pelaku jaringan Marno termasuk anak dan istrinya yang juga terlibat dalam pengendalian ratusan kilogram sabu.
Dari jaringan Marno ini, polisi menyita 121 kilogram sabu pada tahun 2022 dan 290 kilogram sabu pada tahun 2023. Total 411 kilogram sabu yang sudah diamankan dari jaringan Marno.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Yos Guntur, Senin, menjelaskan tersangka ditangkap oleh Kepolisian Johor dengan barang bukti 62 kg sabu. Selain Marno, pihaknya turut meringkus beberapa pelaku jaringan Marno termasuk anak dan istrinya yang juga terlibat dalam pengendalian ratusan kilogram sabu.
Dari jaringan Marno ini, polisi menyita 121 kilogram sabu pada tahun 2022 dan 290 kilogram sabu pada tahun 2023. Total 411 kilogram sabu yang sudah diamankan dari jaringan Marno.
Pewarta : Bayu Agustari Adha/Annisa Firdausi
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
TNI AL berhasil selamatkan dua nelayan dari gelombang tinggi di Selat Riau
14 January 2025 10:52 WIB, 2025
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Komjak pastikan terwujudnya Indonesia Emas 2045 selama hukum terus ditaati
14 February 2026 15:09 WIB
Jokowi jalani pemeriksaan di Polresta Surakarta terkait tudingan ijazah palsu
11 February 2026 20:53 WIB