BPS Kudus kembali gelar sensus pertanian dengan melibatkan 453 petugas
Kamis, 6 April 2023 9:53 WIB
BPS Kabupaten Kudus segera melakukan sensus pertanian. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Kudus (ANTARA) - Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melibatkan sebanyak 453 petugas untuk melakukan sensus pertanian 2023 yang dimulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023.
Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus Santosa di Kudus, Kamis, mengungkapkan, ratusan petugas tersebut akan dibagi menjadi beberapa tim yang akan menyebar ke tiap wilayah.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, kata dia, petugas sensus tersebut akan dibekali pengetahuan tentang sensus pertanian serta metode dalam melakukan sensus, karena dalam pelaksanaan sensus, terdapat daerah yang menjadi konsentrasi dan non konsentrasi rumah tangga petani.
"Jika suatu wilayah masuk kategori konsentrasi rumah tangga petani, akan dilakukan pendataan terhadap seluruh rumah tangga. Berbeda dengan daerah yang bukan konsentrasi, pendataannya dengan metode "snow ball" atau semakin bertambah karena sambil mencari rumah tangga petani yang belum ada dalam rilis," katanya.
Tujuan sensus tersebut untuk memetakan seluruh potensi pertanian dan produksi komoditas pertanian, perkebunan, perikanan dan hortikultura yang ada di Kudus.
Sensus pertanian tersebut juga berbeda dengan sensus penduduk, karena tujuan utamanya untuk mengumpulkan data terkini yang akan menjadi dasar evaluasi kinerja dan penyusunan perencanaan pembangunan pertanian Indonesia.
Baca juga: BPS Kudus agendakan konsultasikan data Regsosek ke publik
Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus Santosa di Kudus, Kamis, mengungkapkan, ratusan petugas tersebut akan dibagi menjadi beberapa tim yang akan menyebar ke tiap wilayah.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, kata dia, petugas sensus tersebut akan dibekali pengetahuan tentang sensus pertanian serta metode dalam melakukan sensus, karena dalam pelaksanaan sensus, terdapat daerah yang menjadi konsentrasi dan non konsentrasi rumah tangga petani.
"Jika suatu wilayah masuk kategori konsentrasi rumah tangga petani, akan dilakukan pendataan terhadap seluruh rumah tangga. Berbeda dengan daerah yang bukan konsentrasi, pendataannya dengan metode "snow ball" atau semakin bertambah karena sambil mencari rumah tangga petani yang belum ada dalam rilis," katanya.
Tujuan sensus tersebut untuk memetakan seluruh potensi pertanian dan produksi komoditas pertanian, perkebunan, perikanan dan hortikultura yang ada di Kudus.
Sensus pertanian tersebut juga berbeda dengan sensus penduduk, karena tujuan utamanya untuk mengumpulkan data terkini yang akan menjadi dasar evaluasi kinerja dan penyusunan perencanaan pembangunan pertanian Indonesia.
Baca juga: BPS Kudus agendakan konsultasikan data Regsosek ke publik
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kudus targetkan naik peringkat sebagai Kota Layak Anak kategori Madya
14 February 2026 15:43 WIB
Pemkab Kudus menggelar apel kegawatdaruratan antisipasi kejadian luar biasa
12 February 2026 14:53 WIB
Polisi gelar lomba mobile legends tingkat pelajar untuk wadahi bakat terpendam siswa
12 February 2026 14:32 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wagub: Layanan aduan warga Jateng kini didekatkan ke daerah lewat cabang dinas
14 February 2026 22:11 WIB
Boyolali giatkan gerakan Indonesia ASRI dengan pembersihan Waduk Cengklik
14 February 2026 18:59 WIB
PIK 2026 resmi berjalan, DKPTI UMS dorong mahasiswa bangun usaha berbasis inovasi
14 February 2026 18:54 WIB
Ultimate Talk 7 IKA UMS dorong UMKM Muhammadiyah go internasional di era digital
14 February 2026 18:50 WIB