"Samanea Paper" karya mahasiswa Unsoed raih medali emas di IID 2022
Jumat, 4 November 2022 17:54 WIB
Tim mahasiswa Unsoed Purwokerto meraih medali emas di ajang Indonesia Inventors Day (IID) 2022, ANTARA/HO-Unsoed
Purwokerto (ANTARA) - Tujuh mahasiswa , Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berhasil meraih medali emas di ajang Indonesia Inventors Day (IID) 2022 pada 29-31 Oktober diikuti oleh 352 tim dari 32 negara berkat "Samanea Paper".
Tim mahasiswa di bawah bimbingan dosen Ni Wayan Anik Leana, S.P., M.P. itu terdiri atas Hendra, Akas Yusuf Sugito, Rosita Dewi, Pascana Metanadika, Puspa Arum, Quinetha Salsabillah Naralia Damopolii, dan Jihan Nur Fauziah.
Salah seorang anggota tim mahasiswa , Akas Yusuf mengatakan pihaknya berhasil meraih medali emas di Agriculture, Livestock, Horticulture, Aquaculture, and Fisheries Category.
Menurut dia, inovasi "Samanea Paper" bermula dari permasalahan yang ada di sekitar masyarakat terkait proses pematangan buah menggunakan bahan kimia berupa karbit.
Dalam hal ini, kata dia, penggunaan karbit terbukti kurang baik untuk kesehatan sehingga perlu solusi yang lebih ramah lingkungan.
"Tim kami berinovasi mengembangkan produk yang dapat membantu proses pematangan buah dengan bahan dasar alami berupa daun tanaman," kata anggota lainnya, Jihan Nur Fauziah menambahkan.
Baca juga: FEB Unsoed dan Universitas Bangka Belitung jalin kerja sama
Menurut dia, berbagai daun tanaman mereka coba untuk mempercepat pemeraman buah, hingga akhirnya ditemukan beberapa daun tanaman yang berpotensi sebagai bahan utama produk.
Prestasi tersebut tidak digapai dengan mudah, terlebih beberapa anggota tim ada yang sedang melakukan magang di Jepang, magang di Bogor, riset tugas akhir, maupun kesibukan perkuliahan lainnya.
"Kami beda angkatan, beda kesibukan. Kami saling berbagi jadwal. Jadi misalnya, saya sibuk penelitian pagi hari, dibantu oleh anggota tim lain. Kalau ada yang sedang sibuk praktikum atau magang, kami kerjanya sore," kata Rosita Dewi menjelaskan.
Sementara Hendra mengaku sedang magang di Jepang, sehingga dia membantu tim secara daring.
Sedangkan, Puspa Arum mengharapkan hasil penelitian yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.
"Semoga riset kami ini bisa membantu proses pemeraman buah menjadi lebih sehat," tegasnya.
Baca juga: Unsoed FC raih podium tertinggi di Kompetisi Futsal HKN 2022
Baca juga: Teknik Pertanian Unsoed gelar kuliah praktisi teknologi greenhouse dan hidroponik
Tim mahasiswa di bawah bimbingan dosen Ni Wayan Anik Leana, S.P., M.P. itu terdiri atas Hendra, Akas Yusuf Sugito, Rosita Dewi, Pascana Metanadika, Puspa Arum, Quinetha Salsabillah Naralia Damopolii, dan Jihan Nur Fauziah.
Salah seorang anggota tim mahasiswa , Akas Yusuf mengatakan pihaknya berhasil meraih medali emas di Agriculture, Livestock, Horticulture, Aquaculture, and Fisheries Category.
Menurut dia, inovasi "Samanea Paper" bermula dari permasalahan yang ada di sekitar masyarakat terkait proses pematangan buah menggunakan bahan kimia berupa karbit.
Dalam hal ini, kata dia, penggunaan karbit terbukti kurang baik untuk kesehatan sehingga perlu solusi yang lebih ramah lingkungan.
"Tim kami berinovasi mengembangkan produk yang dapat membantu proses pematangan buah dengan bahan dasar alami berupa daun tanaman," kata anggota lainnya, Jihan Nur Fauziah menambahkan.
Baca juga: FEB Unsoed dan Universitas Bangka Belitung jalin kerja sama
Menurut dia, berbagai daun tanaman mereka coba untuk mempercepat pemeraman buah, hingga akhirnya ditemukan beberapa daun tanaman yang berpotensi sebagai bahan utama produk.
Prestasi tersebut tidak digapai dengan mudah, terlebih beberapa anggota tim ada yang sedang melakukan magang di Jepang, magang di Bogor, riset tugas akhir, maupun kesibukan perkuliahan lainnya.
"Kami beda angkatan, beda kesibukan. Kami saling berbagi jadwal. Jadi misalnya, saya sibuk penelitian pagi hari, dibantu oleh anggota tim lain. Kalau ada yang sedang sibuk praktikum atau magang, kami kerjanya sore," kata Rosita Dewi menjelaskan.
Sementara Hendra mengaku sedang magang di Jepang, sehingga dia membantu tim secara daring.
Sedangkan, Puspa Arum mengharapkan hasil penelitian yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.
"Semoga riset kami ini bisa membantu proses pemeraman buah menjadi lebih sehat," tegasnya.
Baca juga: Unsoed FC raih podium tertinggi di Kompetisi Futsal HKN 2022
Baca juga: Teknik Pertanian Unsoed gelar kuliah praktisi teknologi greenhouse dan hidroponik
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
OJK Purwokerto: UMKM masih jadi penopang kinerja jasa keuangan di Banyumas Raya
29 January 2026 13:24 WIB
Akademisi Unsoed: Kuatkan destana di sekitar Gunung Slamet untuk hadapi ancaman bencana
28 January 2026 16:49 WIB
KAI batalkan lagi perjalanan KA Kamandaka dan Purwojaya akibat lintasan tergenang banjir
19 January 2026 13:16 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
KKN-Dik UMS kelompok 19 hadirkan program SAYANG untuk ringankan beban warga
30 January 2026 17:23 WIB
Mahasiswa dan Dosen Vokasi Undip perkuat kompetensi otomasi industri melalui pelatihan bersama
28 January 2026 18:03 WIB