Purwokerto (ANTARA) - Fakultas Peternakan (Fapet) , Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memulai pembangunan Teaching & Experimental Farm (Exfarm) tahap 2.
Pembangunan Teaching & Exfarm tahap 2 tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Rektor target="_blank">Unsoed, di belakang Gedung IAB , Rabu (31/8).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Bagian, Koordinator Program Studi, Ketua Exfarm, Direktur CV Indotama Sukses Mandiri, PT Joglo Mas Berlian, CV Arena Kreasi, serta perwakilan mahasiswa.
Dalam laporannya, PPK Latief Nur Muhammad, S.T. mengatakan jumlah gedung yang dibangun pada proyek tersebut sebanyak 5 unit, terdiri atas kandang sapi pedaging, kandang sapi perah, kandang kambing, gudang Exfarm, dan gedung displai.
"Kami mohon doa restu kepada semua pihak agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat mutu, tepat waktu," katanya.
Sementara itu, Dekan Fapet Prof. Dr. Triana Setyawardani, S.Pt., M.P. mengatakan Teaching & Exfarm merupakan ikon dari Fapet .
Dia mengharapkan dengan dibangunnya Teaching & Exfarm, dosen dan mahasiswa dapat menggunakan fasilitas yang memadai dalam melakukan penelitian.
Baca juga: BKSAP DPR RI berikan kesempatan magang mahasiswa UNSOED
"Untuk mahasiswa diharapkan akan meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa dengan dibangunnya kandang ruminansia. Selain itu juga akan meningkatkan pengalaman mahasiswa praktik di Exfarm yang tidak kalah dengan pengalaman dari luar Exfarm," katanya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan terima kasih kepada Rektor atas dibangunnya "Smart Farm" yang nantinya dapat dijadikan sarana untuk belajar mahasiswa maupun tempat belajar anak-anak sekolah dan masyarakat yang nyaman.
"Selain itu, dapat dijadikan sebagai sarana edukasi masyarakat dan anak-anak sekolah, sehingga muncul kecintaan pada ternak yang sekarang jarang dilihat, tidak seperti dulu," ujarnya.
Terkait dengan pembangunan Teaching & Exfarm tahap 2, Rektor Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr. mengharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, lancar, dan dapat selesai tepat waktu serta tepat mutu.
"Sesuai fungsinya, Teaching dan Exfarm sebagai sarana tempat pembelajaran mahasiswa dan untuk menjembatani terciptanya mahasiswa yang berkompeten," katanya.
Ia mengharapkan lahan seluas 2,3 hektare di sebelah Teaching & Exfarm yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Banyumas dapat diserahkan ke untuk pengembangan exfarm ke depan,
"Tiga hari yang lalu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan target="_blank">
Baca juga: Program Peneliti Muda Berkontribusi FEB Unsoed terima apresiasi
Baca juga: Mahasiswa Unsoed bikin inovasi cerobong asap pereduksi karbondioksida
Pembangunan Teaching & Exfarm tahap 2 tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Rektor target="_blank">Unsoed, di belakang Gedung IAB , Rabu (31/8).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Bagian, Koordinator Program Studi, Ketua Exfarm, Direktur CV Indotama Sukses Mandiri, PT Joglo Mas Berlian, CV Arena Kreasi, serta perwakilan mahasiswa.
Dalam laporannya, PPK Latief Nur Muhammad, S.T. mengatakan jumlah gedung yang dibangun pada proyek tersebut sebanyak 5 unit, terdiri atas kandang sapi pedaging, kandang sapi perah, kandang kambing, gudang Exfarm, dan gedung displai.
"Kami mohon doa restu kepada semua pihak agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat mutu, tepat waktu," katanya.
Sementara itu, Dekan Fapet Prof. Dr. Triana Setyawardani, S.Pt., M.P. mengatakan Teaching & Exfarm merupakan ikon dari Fapet .
Dia mengharapkan dengan dibangunnya Teaching & Exfarm, dosen dan mahasiswa dapat menggunakan fasilitas yang memadai dalam melakukan penelitian.
Baca juga: BKSAP DPR RI berikan kesempatan magang mahasiswa UNSOED
"Untuk mahasiswa diharapkan akan meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa dengan dibangunnya kandang ruminansia. Selain itu juga akan meningkatkan pengalaman mahasiswa praktik di Exfarm yang tidak kalah dengan pengalaman dari luar Exfarm," katanya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan terima kasih kepada Rektor atas dibangunnya "Smart Farm" yang nantinya dapat dijadikan sarana untuk belajar mahasiswa maupun tempat belajar anak-anak sekolah dan masyarakat yang nyaman.
"Selain itu, dapat dijadikan sebagai sarana edukasi masyarakat dan anak-anak sekolah, sehingga muncul kecintaan pada ternak yang sekarang jarang dilihat, tidak seperti dulu," ujarnya.
Terkait dengan pembangunan Teaching & Exfarm tahap 2, Rektor Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr. mengharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, lancar, dan dapat selesai tepat waktu serta tepat mutu.
"Sesuai fungsinya, Teaching dan Exfarm sebagai sarana tempat pembelajaran mahasiswa dan untuk menjembatani terciptanya mahasiswa yang berkompeten," katanya.
Ia mengharapkan lahan seluas 2,3 hektare di sebelah Teaching & Exfarm yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Banyumas dapat diserahkan ke untuk pengembangan exfarm ke depan,
"Tiga hari yang lalu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan target="_blank">
Baca juga: Program Peneliti Muda Berkontribusi FEB Unsoed terima apresiasi
Baca juga: Mahasiswa Unsoed bikin inovasi cerobong asap pereduksi karbondioksida