Menulis kreatif dan efektif di era digital
Sabtu, 3 September 2022 18:21 WIB
Webinar Makin Cakap Digital 2022 dengan tema Menulis Kreatif dan Efektif di Era Digital bagi para guru dan pelajar di Jawa Tengah yang dilaksanakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. ANTARA/Ist
Semarang (ANTARA) - Masyarakat perlu mengenali dan memahami berbagai platform digital sebelum membuat konten dan kesadaran dalam berkonten diperlukan agar rekam jejak di media sosial tetap positif, kata Iqbaal Harits Maulana selaku Project Manager GITek.ID pada webinar Makin Cakap Digital 2022 dengan tema Menulis Kreatif dan Efektif di Era Digital bagi para guru dan pelajar di Jawa Tengah yang dilaksanakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
Iqbal menyebutkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konten yang efektif di era digital yaitu jenis tulisan (opini/fakta/fiksi/entertain), sasaran atau target informasi, tema dan ide (landasan dalam menulis).
"Manfaat membuat konten khususnya berupa tulisan dapat menambah value diri dan berguna bagi orang lain karena menghasilkan suatu karya yang nantinya akan dibaca banyak orang. Selain itu, tulisan dapat menjadi media promosi dalam memasarkan suatu produk," kata Iqbal pada webinar yang berlangsung Selasa, 23 Agustus 2022 secara online yang diikuti oleh SMA N 1 Kalibawang, SMA N 2 Bantul, SMP N 1 Lasem, dan MTS N 1 Rembang tersebut.
Baca juga: Guru dan pelajar didorong berprestasi di ruang digital
Rizqi Mulyantara selaku Technopreneur sekaligus Direktur Utama PT Solusi Tiket Digital dan PT Sandec Cipta Teknologi dalam topik Dari Tulisan Jadi Cuan, menyampaikan bahwa tulisan atau konten yang diunggah di sosial media bisa menjadi sumber pendapatan dengan memanfaatkan social commerce (kolaborasi sosial media dan e-commerce).
"Berbagai platform digital mulai dari website, email, media sosial menjadi sarana pemasaran suatu produk. Kebiasaan menulis bisa menjadi suatu profesi yang menghasilkan seperti seorang copywriter, blogger, search engine optimization specialist (SEO)," katanya.
Sementara M. Muzaqi seorang Direktur GITek.ID menyampaikan materi Digital Skills. Menurutnya masyarakat perlu mengembangkan kemampuan menulis kreatif dengan menuangkan ide menjadi tulisan yang hebat dan menarik. Menjadi content writer dan copy writer adalah kategori profesi yang menggambarkan kemampuan menulis kreatif.
Baca juga: Kemenkominfo berbagi cara menghindari teror doxing media massa
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menulis kreatif, lanjut M Muzaqi yaitu dengan membaca literatur dan menuliskan setiap ide positif yang muncul, membaca ulang setiap tulisan yang telah dibuat, mempelajari hypno writing.
Kemenkominfo mengadakan kegiatan webinar dalam upaya mengedukasi masyarakat terkait pentingnya memanfaatkan internet secara wajar dan menghindari hal-hal yang membahayakan atau merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan membuka acara tersebut dan memberikan sambutan terkait pesatnya perkembangan digital di Indonesia yang perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni. Perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai pengguna media sosial untuk lebih produktif dalam memanfaatkan internet demi mewujudkan Indonesia makin cakap digital.
Dukungan positif masyarakat menjadikan Kemenkominfo terus memberikan edukasi melalui program Indonesia Makin Cakap Digital yang berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan lainnya dapat diakses melalui info.literasidigital.id atau media sosial Instagram, TikTok, Twitter, Facebook dan channel Youtube Siberkreasi.
Baca juga: Yuk asah skillmu, kubur insecuremu
Iqbal menyebutkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konten yang efektif di era digital yaitu jenis tulisan (opini/fakta/fiksi/entertain), sasaran atau target informasi, tema dan ide (landasan dalam menulis).
"Manfaat membuat konten khususnya berupa tulisan dapat menambah value diri dan berguna bagi orang lain karena menghasilkan suatu karya yang nantinya akan dibaca banyak orang. Selain itu, tulisan dapat menjadi media promosi dalam memasarkan suatu produk," kata Iqbal pada webinar yang berlangsung Selasa, 23 Agustus 2022 secara online yang diikuti oleh SMA N 1 Kalibawang, SMA N 2 Bantul, SMP N 1 Lasem, dan MTS N 1 Rembang tersebut.
Baca juga: Guru dan pelajar didorong berprestasi di ruang digital
Rizqi Mulyantara selaku Technopreneur sekaligus Direktur Utama PT Solusi Tiket Digital dan PT Sandec Cipta Teknologi dalam topik Dari Tulisan Jadi Cuan, menyampaikan bahwa tulisan atau konten yang diunggah di sosial media bisa menjadi sumber pendapatan dengan memanfaatkan social commerce (kolaborasi sosial media dan e-commerce).
"Berbagai platform digital mulai dari website, email, media sosial menjadi sarana pemasaran suatu produk. Kebiasaan menulis bisa menjadi suatu profesi yang menghasilkan seperti seorang copywriter, blogger, search engine optimization specialist (SEO)," katanya.
Sementara M. Muzaqi seorang Direktur GITek.ID menyampaikan materi Digital Skills. Menurutnya masyarakat perlu mengembangkan kemampuan menulis kreatif dengan menuangkan ide menjadi tulisan yang hebat dan menarik. Menjadi content writer dan copy writer adalah kategori profesi yang menggambarkan kemampuan menulis kreatif.
Baca juga: Kemenkominfo berbagi cara menghindari teror doxing media massa
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menulis kreatif, lanjut M Muzaqi yaitu dengan membaca literatur dan menuliskan setiap ide positif yang muncul, membaca ulang setiap tulisan yang telah dibuat, mempelajari hypno writing.
Kemenkominfo mengadakan kegiatan webinar dalam upaya mengedukasi masyarakat terkait pentingnya memanfaatkan internet secara wajar dan menghindari hal-hal yang membahayakan atau merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan membuka acara tersebut dan memberikan sambutan terkait pesatnya perkembangan digital di Indonesia yang perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni. Perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai pengguna media sosial untuk lebih produktif dalam memanfaatkan internet demi mewujudkan Indonesia makin cakap digital.
Dukungan positif masyarakat menjadikan Kemenkominfo terus memberikan edukasi melalui program Indonesia Makin Cakap Digital yang berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan lainnya dapat diakses melalui info.literasidigital.id atau media sosial Instagram, TikTok, Twitter, Facebook dan channel Youtube Siberkreasi.
Baca juga: Yuk asah skillmu, kubur insecuremu
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Transformasi Digital dan AI dalam Pendidikan Agama Islam karya mahasiswa UMS raih penghargaan
23 February 2026 20:04 WIB
Prodi Perbankan Syariah dan Bisnis Digital FEBI UIN Walisongo Semarang ikuti uji kompetensi internasional
21 February 2026 11:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit optimalkan layanan digital selama Ramadan
20 February 2026 13:18 WIB
Teologi Digital Wasathiyyah, Prof. Mudhofi menawarkan jalan tengah hadapi AI dan polarisasi keagamaan
15 February 2026 9:22 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Dekan SV Undip tekankan integritas dan profesionalisme pada first gathering BEM
13 March 2026 13:18 WIB
Mahasiswa asing UMS gaungkan dakwah internasional di SD Muhammadiyah PK Baturan Colomadu
12 March 2026 19:32 WIB
Yayasan Nur Hidayah Surakarta perkuat peran dalam pendidikan, dakwah, dan kemanusiaan
11 March 2026 21:43 WIB
Mendiktisaintek RI kunjungi UMS bahas penguatan riset dan pengembangan kampus PTMA
11 March 2026 17:32 WIB