9 Tips aman dan nyaman bepergian jauh pakai mobil listrik
Jumat, 22 Juli 2022 10:24 WIB
Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (Koleksi) saat singgah di SPKLU Kantor UID PLN Jateng DIY, Semarang pada Kamis, 21 Juli 2022. ANTARA/HO-PLN
Semarang (ANTARA) - Bagi pengguna mobil listrik yang ingin bepergian jarak jauh kini tak perlu khawatir, karena PT PLN (Persero) telah menyediakan infrastruktur penunjang untuk kendaraan listrik seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk memenuhi kebutuhan para pengguna.
Manfaat dari kehadiran SPKLU pun langsung dirasakan para pengendara touring menggunakan mobil listrik Jakarta-Bali.
"Selama perjalanan kami melihat SPKLU sudah tersebar di sejumlah titik rest area.Jadi para pengguna kendaraan listrik tak perlu khawatir lagi jika ingin bepergian jauh," kata Ketua Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (Koleksi) Arwani Hidayat saat singgah di Semarang pada Kamis, 21 Juli 2022.
Pria yang turut mempelopori lahirnya komunitas mobil listrik pertama di Indonesia ini pun berbagi tips agar aman dan nyaman berkendara jauh dengan mobil listrik. Dia menyebut, pertama, pastikan kondisi fisik pengendara dan rombongan sehat dan telah beristirahat dengan cukup. Kedua, cek kondisi kendaraan dan perangkat pendukungnya ke bengkel resmi. Ketiga, siapkan rute dan manajemen perjalanan.
Keempat, pengguna mesti menghitung ketersediaan kapasitas baterai dengan jarak tempuh. Hal ini penting untuk menentukan lokasi pengisian daya.
Kelima, memastikan akses internet agar tetap tersedia dan aplikasi pengisian daya berjalan normal. Serta, dipastikan juga e-wallet memiliki saldo cukup untuk membayar pengisian daya.
Keenam, ponsel yang dibawa pun perlu dipastikan memiliki cadangan daya yang memadai sepanjang perjalanan. Ini penting untuk pengecekan rutin tempat pengisian daya via aplikasi. Ponsel juga perlu menyimpan call center Agen Tunggal Pemegang Merek dari mobil listrik beserta nomor penting lainnya yang akan sangat berguna dalam keadaan darurat.
Ketujuh, bawa emergency tools termasuk ban serep, dongkrak, segitiga emergency, cairan penambal ban, obat-obatan, dan kartu tol dengan saldo yang cukup. Kedelapan, untuk ketersediaan makanan dan minuman, disarankan agar sudah sejak awal dipersiapkan dengan tempat yang disediakan khusus. Terakhir, yang tak kalah penting bagi pengguna mobil listrik agar selalu menjaga kondisi prima selama perjalanan.
“Istirahat jika capek atau ngantuk di tempat yang sudah ditentukan,” jelasnya.
Sementara, General Manager UID Jawa Tengah dan DI Yogyakarta M Irwansyah Putra mendukung penuh kegiatan touring ini.
"Kita sangat bangga dengan dilaksanakannya touring ini. Dengan dilaksanakannya uji coba jarak tempuh, akan diketahui kebutuhan-kebutuhan SPKLU sepanjang jalan dari Jakarta hingga ke Bali," ungkapnya.
Dia menuturkan, PLN mendukung penuh pengembangan mobil listrik melalui penyediaan SPKLU seperti di rest area hingga tempat wisata. Jumlah SPKLU ini pun akan terus ditambah.
"Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, PLN memberikan support penuh untuk mobil listrik dengan menyediakan SPKLU di beberapa rest area dan tempat wisata seperti di Candi Borobudur dan Prambanan, dan akan terus bertambah ke depannya. Di Jawa Tengah sendiri saat ini ada 10 SPKLU, dan target tahun ini akan kami tambah 4 unit lagi," katanya.
Sementara secara nasional, tercatat lebih dari 139 unit SPKLU sudah tersedia pada 110 lokasi di 48 kota di Indonesia. Adapun rencana penambahan sampai akhir tahun 2022 adalah sejumlah 110 unit dengan ekosistem yang terbentang membentuk peta jalan nasional di seluruh Indonesia.
Manfaat dari kehadiran SPKLU pun langsung dirasakan para pengendara touring menggunakan mobil listrik Jakarta-Bali.
"Selama perjalanan kami melihat SPKLU sudah tersebar di sejumlah titik rest area.Jadi para pengguna kendaraan listrik tak perlu khawatir lagi jika ingin bepergian jauh," kata Ketua Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (Koleksi) Arwani Hidayat saat singgah di Semarang pada Kamis, 21 Juli 2022.
Pria yang turut mempelopori lahirnya komunitas mobil listrik pertama di Indonesia ini pun berbagi tips agar aman dan nyaman berkendara jauh dengan mobil listrik. Dia menyebut, pertama, pastikan kondisi fisik pengendara dan rombongan sehat dan telah beristirahat dengan cukup. Kedua, cek kondisi kendaraan dan perangkat pendukungnya ke bengkel resmi. Ketiga, siapkan rute dan manajemen perjalanan.
Keempat, pengguna mesti menghitung ketersediaan kapasitas baterai dengan jarak tempuh. Hal ini penting untuk menentukan lokasi pengisian daya.
Kelima, memastikan akses internet agar tetap tersedia dan aplikasi pengisian daya berjalan normal. Serta, dipastikan juga e-wallet memiliki saldo cukup untuk membayar pengisian daya.
Keenam, ponsel yang dibawa pun perlu dipastikan memiliki cadangan daya yang memadai sepanjang perjalanan. Ini penting untuk pengecekan rutin tempat pengisian daya via aplikasi. Ponsel juga perlu menyimpan call center Agen Tunggal Pemegang Merek dari mobil listrik beserta nomor penting lainnya yang akan sangat berguna dalam keadaan darurat.
Ketujuh, bawa emergency tools termasuk ban serep, dongkrak, segitiga emergency, cairan penambal ban, obat-obatan, dan kartu tol dengan saldo yang cukup. Kedelapan, untuk ketersediaan makanan dan minuman, disarankan agar sudah sejak awal dipersiapkan dengan tempat yang disediakan khusus. Terakhir, yang tak kalah penting bagi pengguna mobil listrik agar selalu menjaga kondisi prima selama perjalanan.
“Istirahat jika capek atau ngantuk di tempat yang sudah ditentukan,” jelasnya.
Sementara, General Manager UID Jawa Tengah dan DI Yogyakarta M Irwansyah Putra mendukung penuh kegiatan touring ini.
"Kita sangat bangga dengan dilaksanakannya touring ini. Dengan dilaksanakannya uji coba jarak tempuh, akan diketahui kebutuhan-kebutuhan SPKLU sepanjang jalan dari Jakarta hingga ke Bali," ungkapnya.
Dia menuturkan, PLN mendukung penuh pengembangan mobil listrik melalui penyediaan SPKLU seperti di rest area hingga tempat wisata. Jumlah SPKLU ini pun akan terus ditambah.
"Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, PLN memberikan support penuh untuk mobil listrik dengan menyediakan SPKLU di beberapa rest area dan tempat wisata seperti di Candi Borobudur dan Prambanan, dan akan terus bertambah ke depannya. Di Jawa Tengah sendiri saat ini ada 10 SPKLU, dan target tahun ini akan kami tambah 4 unit lagi," katanya.
Sementara secara nasional, tercatat lebih dari 139 unit SPKLU sudah tersedia pada 110 lokasi di 48 kota di Indonesia. Adapun rencana penambahan sampai akhir tahun 2022 adalah sejumlah 110 unit dengan ekosistem yang terbentang membentuk peta jalan nasional di seluruh Indonesia.
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sutarto kini menikmati listrik mandiri melalui Program Sambung Listrik Gratis PLN
11 February 2026 11:11 WIB
PLN UP3 Yogyakarta tingkatkan kesiagaan sistem kelistrikan hadapi cuaca ekstrem
10 February 2026 17:30 WIB
Srikandi PLN hadirkan Ruang Cerita Ibu, dukung perempuan tumbuh dan berdaya di Solo
24 January 2026 7:57 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Wagub : Pertumbuhan ekonomi Jateng tekan pengangguran dan angka kemiskinan
08 February 2026 5:51 WIB
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB