Saat keris dan tombak Sunan Kudus "dijamas"
Kamis, 14 Juli 2022 16:19 WIB
Ritual penjamasan Keris Kiai Cinthaka oleh ahli penjamasan Haji Faqihuddin di kompleks Menara dan Makam Sunan Kudus, Jawa Tengah, Kamis (14/7/2022). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Sebilah keris yang dikenal dengan nama keris Kiai Cinthaka serta dua buah tombak yang juga peninggalan Sunan Kudus "dijamas" (disucikan) di kompleks Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Jawa Tengah, Kamis.
Ritual penjamasan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, diawali dengan ziarah ke Makam Sunan Kudus yang dipimpin oleh Kiai Saifuddin Luthfi, kemudian petugas mengambil dan menurunkan keris Kiai Cinthaka yang berada di dalam peti yang diletakkan di bagian atas pendapa tajuk.
Menurut juru bicara Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Deny Nur Hakim di Kudus, ritual penjamasan keris Sunan Kudus merupakan ritual yang biasa dilakukan oleh pendahulunya sejak ratusan tahun lalu hingga sekarang.
Penjamasan keris dan tombak pada tahun ini, katanya, dilaksanakan pada hari Kamis (14/7), diawali dengan ritual keagamaan dan doa bersama yang dipimpin ulama sepuh, yakni Kiai Saifuddin Luthfi.
Setelah penjamasan oleh ahli, yakni Haji Faqihuddin, keris dikembalikan ke tempat semula, yakni berada di atap bangunan tajuk, yang disediakan tempat khusus untuk penyimpanannya dengan diiringi bacaan shalawat.
Sebelum disimpan di tajuk, keris tersebut dimasukkan ke dalam peti yang sudah tersedia, kemudian dibungkus dengan kain mori berwarna putih.
Sementara dua tombak, setelah dijamas dikembalikan di tempat semula di dekat mimbar imam masjid peninggalan Sunan Kudus untuk memimpin shalat berjamaah.
Usai prosesi tersebut, dilanjutkan dengan acara makan bersama dengan menu khas "jajan pasar" dan nasi opor ayam yang merupakan salah satu menu kesukaan Sunan Kudus.
Ritual penjamasan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, diawali dengan ziarah ke Makam Sunan Kudus yang dipimpin oleh Kiai Saifuddin Luthfi, kemudian petugas mengambil dan menurunkan keris Kiai Cinthaka yang berada di dalam peti yang diletakkan di bagian atas pendapa tajuk.
Menurut juru bicara Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Deny Nur Hakim di Kudus, ritual penjamasan keris Sunan Kudus merupakan ritual yang biasa dilakukan oleh pendahulunya sejak ratusan tahun lalu hingga sekarang.
Penjamasan keris dan tombak pada tahun ini, katanya, dilaksanakan pada hari Kamis (14/7), diawali dengan ritual keagamaan dan doa bersama yang dipimpin ulama sepuh, yakni Kiai Saifuddin Luthfi.
Setelah penjamasan oleh ahli, yakni Haji Faqihuddin, keris dikembalikan ke tempat semula, yakni berada di atap bangunan tajuk, yang disediakan tempat khusus untuk penyimpanannya dengan diiringi bacaan shalawat.
Sebelum disimpan di tajuk, keris tersebut dimasukkan ke dalam peti yang sudah tersedia, kemudian dibungkus dengan kain mori berwarna putih.
Sementara dua tombak, setelah dijamas dikembalikan di tempat semula di dekat mimbar imam masjid peninggalan Sunan Kudus untuk memimpin shalat berjamaah.
Usai prosesi tersebut, dilanjutkan dengan acara makan bersama dengan menu khas "jajan pasar" dan nasi opor ayam yang merupakan salah satu menu kesukaan Sunan Kudus.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirut ANTARA dorong peran kantor berita sebagai rujukan cek fakta yang akurat dan terpercaya
15 jam lalu
BPS: KEK dan kawasan industri memiliki berkontribusi tumbuhkan ekonomi Jateng
12 February 2026 19:49 WIB
Forum akademik FEB UMS bahas pembangunan ekonomi, kesejahteraan, dan kualitas pekerjaan di era global
12 February 2026 19:40 WIB
UMS tingkatkan profesionalisme dan dorong ormawa jadi organisasi berdampak
12 February 2026 19:06 WIB
LKBN ANTARA paparkan peran strategis dan kontribusi lembaga untuk pemulihan bencana
12 February 2026 18:57 WIB
Disnakertrans Jateng dan BPJS Ketenagakerjaan perkuat sinergi, serahkan santunan ke ahli waris pekerja
12 February 2026 18:38 WIB
BPJS Ketenagakerjaan serahkan klaim JKM ke ahli waris marbot dan pengurus masjid
12 February 2026 18:11 WIB
Sosialisasi parenting mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS dorong sinergi orang tua dan sekolah dalam mendidik anak
12 February 2026 18:07 WIB
Mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS gelar program edukatif dan kreatif di TPA Al-Hawwa
12 February 2026 18:03 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB
Sumanto ajak masyarakat pahami pesan moral dalam lakon Wayang Kulit Kresna Duta
21 November 2025 17:27 WIB