Timnas Basket Indonesia kalah telak dari Lebanon
Sabtu, 27 November 2021 8:52 WIB
Ekspresi pemain tim nasional bola basket Indonesia Brandon Jawato saat tampil menghadapi Lebanon dalam pertandingan Grup C kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 zona Asia di Gelanggang Olahraga Nouhad Nawfal, Zouk Mikael, Lebanon, Jumat (26/11/2021) waktu setempat. fiba.basketball
Jakarta (ANTARA) - Kekalahan telak menandai debut tim nasional bola basket Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 zona Asia saat takluk dengan skor 38-96 melawan tuan rumah Lebanon di Gelanggang Olahraga Nouhad Nawfal, Zouk Mikael, Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).
Anak-anak asuh Rajko Toroman kesulitan membangun serangan yang efisien dan sepanjang laga hanya mampu mengkonversi 18,57 persen dan percobaan terbuka mereka.
Brandon Jawato menjadi pencetak angka terbanyak Indonesia dengan 13 poin dan delapan rebound diikuti Abrahan Damar Grahita yang mengemas 11 poin.
Namun, rendahnya akurasi tembakan Indonesia begitu kentara, bahkan empat pemain yang melantai sama sekali tak menyumbangkan poin.
Hal terbalik diperlihatkan tuan rumah yang tampil begitu percaya diri sejak memimpin jauh 48-22 saat menutup kuarter kedua.
Di antara 12 pemain mereka yang melantai hanya dua saja yang gagal menyumbangkan poin, sementara Sergio El Darwich memimpin dengan 17 poin, diikuti talenta muda berusia 18 tahun Yousef Khayat yang mengemas 12 poin meskipun hanya bermain 13 menit 31 detik.
Indonesia kesulitan mengimbangi permainan Lebanon di tengah absennya pemain naturalisasi Lester Prosper serta sosok kawakan Arki Dikania Wisnu.
Indonesia akan kembali menghadapi Lebanon di pertandingan kedua Grup C di tempat yang sama pada Senin (29/11) nanti.
Anak-anak asuh Rajko Toroman kesulitan membangun serangan yang efisien dan sepanjang laga hanya mampu mengkonversi 18,57 persen dan percobaan terbuka mereka.
Brandon Jawato menjadi pencetak angka terbanyak Indonesia dengan 13 poin dan delapan rebound diikuti Abrahan Damar Grahita yang mengemas 11 poin.
Namun, rendahnya akurasi tembakan Indonesia begitu kentara, bahkan empat pemain yang melantai sama sekali tak menyumbangkan poin.
Hal terbalik diperlihatkan tuan rumah yang tampil begitu percaya diri sejak memimpin jauh 48-22 saat menutup kuarter kedua.
Di antara 12 pemain mereka yang melantai hanya dua saja yang gagal menyumbangkan poin, sementara Sergio El Darwich memimpin dengan 17 poin, diikuti talenta muda berusia 18 tahun Yousef Khayat yang mengemas 12 poin meskipun hanya bermain 13 menit 31 detik.
Indonesia kesulitan mengimbangi permainan Lebanon di tengah absennya pemain naturalisasi Lester Prosper serta sosok kawakan Arki Dikania Wisnu.
Indonesia akan kembali menghadapi Lebanon di pertandingan kedua Grup C di tempat yang sama pada Senin (29/11) nanti.
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Purbalingga menggelar turnamen bola voli pelajar untuk jaring bibit atlet muda
08 December 2025 14:01 WIB
Melihat aksi atlet gantole di Kejuaraan Layang Gantung Piala Telomoyo IX 2025
26 September 2025 17:27 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Berikut daftar unggulan Australian Open 2026, Alcaraz dan Sabalenka memimpin
15 January 2026 9:22 WIB