Rektor UNS ajak generasi muda berinovasi
Senin, 15 November 2021 17:38 WIB
Rektor UNS Jamal Wiwoho saat membuka Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) di Solo, Jateng, Senin (15/11/2021). (ANTARA/HO-Humas UNS)
Solo, Jateng (ANTARA) - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Jamal Wiwoho mengajak generasi muda untuk terus berinovasi dalam menghadapi kemajuan teknologi yang makin pesat.
"Generasi muda Indonesia dipacu untuk terus berinovasi melalui karya-karya mereka di bidang sains dan teknologi," katanya pada pembukaan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) di Kampus UNS Solo, Senin.
Salah satunya, kata dia, seperti pelaksanaan KRTI, yang bisa menjadi wadah generasi muda untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan dalam bidang aerodinamika.
"Kompetisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa, kerja sama tim dan pemikiran kritis dalam mencari inovasi di bidang robotika dan kedirgantaraan yang sekaligus dapat menciptakan paten bernilai komersial," katanya.
Baca juga: Rektor UNS meluncurkan empat buku di ulang tahun ke-60
Ia juga berharap kontes tersebut mampu memunculkan penemu baru di bidang teknologi robot terbang di Indonesia yang nantinya dapat memberi dampak besar bagi kemajuan berbagai bidang, di antaranya di bidang kedirgantaraan, pertahanan, pemetaan wilayah, pertanian, termasuk pemantauan, serta pemeliharaan infrastruktur.
Menurut Jamal Wiwoho kontes tersebut juga sangat memungkinkan bagi institusi pendidikan tinggi untuk saling membuka ruang kerja sama antaruniversitas yang lebih luas, khususnya untuk melakukan pengerjaan riset dan proyek independen mahasiswa dan dosen melalui skema Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM).
Sementara itu, Ketua Panitia KRTI Dody Ariawan mengatakan KRTI 2021 diikuti oleh 163 tim dari 61 perguruan tinggi di Indonesia. Ia mengatakan tim yang menjadi peserta tersebut terbagi ke dalam empat divisi dengan tema yang berbeda, yakni Divisi Racing Plane (RP), Divisi Fixed-Wing (FW), Divisi Vertical Take-off and Landing (VTOL), dan Divisi Technology Development (TD).
"Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan sarana kepada mahasiswa dalam berkreasi dalam bidang aerodinamis, terutama robot terbang. Selain itu juga sebagai wadah berjejaring, bertukar informasi, dan edukasi masyarakat umum, pelajar, pengamat, peneliti, pegiat robot terbang," katanya.
Baca juga: 163 tim bakal kontes robot terbang di UNS
Baca juga: Akademisi UNS soroti dua sektor untuk bangkitkan ekonomi nasional
"Generasi muda Indonesia dipacu untuk terus berinovasi melalui karya-karya mereka di bidang sains dan teknologi," katanya pada pembukaan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) di Kampus UNS Solo, Senin.
Salah satunya, kata dia, seperti pelaksanaan KRTI, yang bisa menjadi wadah generasi muda untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan dalam bidang aerodinamika.
"Kompetisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa, kerja sama tim dan pemikiran kritis dalam mencari inovasi di bidang robotika dan kedirgantaraan yang sekaligus dapat menciptakan paten bernilai komersial," katanya.
Baca juga: Rektor UNS meluncurkan empat buku di ulang tahun ke-60
Ia juga berharap kontes tersebut mampu memunculkan penemu baru di bidang teknologi robot terbang di Indonesia yang nantinya dapat memberi dampak besar bagi kemajuan berbagai bidang, di antaranya di bidang kedirgantaraan, pertahanan, pemetaan wilayah, pertanian, termasuk pemantauan, serta pemeliharaan infrastruktur.
Menurut Jamal Wiwoho kontes tersebut juga sangat memungkinkan bagi institusi pendidikan tinggi untuk saling membuka ruang kerja sama antaruniversitas yang lebih luas, khususnya untuk melakukan pengerjaan riset dan proyek independen mahasiswa dan dosen melalui skema Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM).
Sementara itu, Ketua Panitia KRTI Dody Ariawan mengatakan KRTI 2021 diikuti oleh 163 tim dari 61 perguruan tinggi di Indonesia. Ia mengatakan tim yang menjadi peserta tersebut terbagi ke dalam empat divisi dengan tema yang berbeda, yakni Divisi Racing Plane (RP), Divisi Fixed-Wing (FW), Divisi Vertical Take-off and Landing (VTOL), dan Divisi Technology Development (TD).
"Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan sarana kepada mahasiswa dalam berkreasi dalam bidang aerodinamis, terutama robot terbang. Selain itu juga sebagai wadah berjejaring, bertukar informasi, dan edukasi masyarakat umum, pelajar, pengamat, peneliti, pegiat robot terbang," katanya.
Baca juga: 163 tim bakal kontes robot terbang di UNS
Baca juga: Akademisi UNS soroti dua sektor untuk bangkitkan ekonomi nasional
Pewarta : Aris Wasita
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Riset Grup FKIP UNS tingkatkan kompetensi guru lewat pelatihan merancang pembelajaran
02 July 2026 10:48 WIB
UNS hadirkan layanan kesehatan hingga konsultasi multibidang pada peringatan Dies Natalis ke-50
28 June 2026 18:44 WIB
Ahmad Fadhil resmi terpilih sebagai Ketua Umum Hipmi PT UNS Periode 2026-2027
21 June 2026 16:06 WIB
UNS Career Festival 2026 bekali mahasiswa hadapi dunia kerja, era AI, dan persaingan global
21 June 2026 14:42 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Al-Azhar Syifa Budi Solo perkuat inovasi menuju sekolah unggul lewat upgrading guru dan staf
08 July 2026 17:32 WIB