Pemkab Purbalingga mendorong UMKM optimalkan digitalisasi
Jumat, 15 Oktober 2021 6:43 WIB
Dokumentasi kegiatan pendampingan branding produk bagi pelaku UMKM Purbalingga. ANTARA/HO-Humas Pemkab Purbalingga.
Purbalingga (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah mendorong para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah setempat untuk mengoptimalkan digitalisasi agar dapat memasarkan produknya secara digital.
"Pemkab Purbalingga terus berupaya untuk mengembangkan sektor UMKM melalui berbagai program strategis. Pemkab juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan agar para pelaku UMKM segera melakukan transformasi digital," kata Plt Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin di Purbalingga, Kamis.
Dia mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pendampingan agar para pelaku UMKM segera melakukan transformasi digital salah satunya terkait branding digital.
Brading digital ini penting agar pelaku UMKM makin memahami mengenai branding produk baik dalam pembuatan logo, kemasan, pencitraan dan strategi pemasaran.
"Beberapa waktu yang lalu kami baru saja melaksanakan program pendampingan bagi 65 pelaku UMKM terkait dengan branding produk dan branding digital," katanya.
Dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan UMKM di wilayah setempat.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menambahkan sektor UMKM merupakan salah satu sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan sehingga perlu mendapat perhatian.
Selain itu, dia juga mendorong para pelaku UMKM di wilayah setempat terus berkarya dan berinovasi di tengah pandemi COVID-19.
"Kami mendorong dan memberikan semangat kepada para pelaku UMKM untuk tetap optimis, terus berkarya, berproduksi dan berinovasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Sebelumnya, akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dra. Yusriyati Nur Farida MSi.,Ak mengatakan pemerintah perlu mendorong digitalisasi UMKM agar dapat terus bertahan di tengah pandemi COVID-19.
Dosen fakultas ekonomi dan Bisnis Unsoed Purwokerto itu mengatakan perkembangan teknologi informasi dan akses internet perlu dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara digital.
"Penggunaan internet akan membantu para pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya di tengah pembatasan mobilitas masyarakat. Karena itu pemerintah perlu memberikan pendampingan agar pelaku UMKM dapat mengoptimalkan penggunaan internet untuk menjalankan usaha daring agar jangkauan lebih luas," katanya.
"Pemkab Purbalingga terus berupaya untuk mengembangkan sektor UMKM melalui berbagai program strategis. Pemkab juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan agar para pelaku UMKM segera melakukan transformasi digital," kata Plt Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin di Purbalingga, Kamis.
Dia mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pendampingan agar para pelaku UMKM segera melakukan transformasi digital salah satunya terkait branding digital.
Brading digital ini penting agar pelaku UMKM makin memahami mengenai branding produk baik dalam pembuatan logo, kemasan, pencitraan dan strategi pemasaran.
"Beberapa waktu yang lalu kami baru saja melaksanakan program pendampingan bagi 65 pelaku UMKM terkait dengan branding produk dan branding digital," katanya.
Dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan UMKM di wilayah setempat.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menambahkan sektor UMKM merupakan salah satu sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan sehingga perlu mendapat perhatian.
Selain itu, dia juga mendorong para pelaku UMKM di wilayah setempat terus berkarya dan berinovasi di tengah pandemi COVID-19.
"Kami mendorong dan memberikan semangat kepada para pelaku UMKM untuk tetap optimis, terus berkarya, berproduksi dan berinovasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Sebelumnya, akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dra. Yusriyati Nur Farida MSi.,Ak mengatakan pemerintah perlu mendorong digitalisasi UMKM agar dapat terus bertahan di tengah pandemi COVID-19.
Dosen fakultas ekonomi dan Bisnis Unsoed Purwokerto itu mengatakan perkembangan teknologi informasi dan akses internet perlu dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara digital.
"Penggunaan internet akan membantu para pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya di tengah pembatasan mobilitas masyarakat. Karena itu pemerintah perlu memberikan pendampingan agar pelaku UMKM dapat mengoptimalkan penggunaan internet untuk menjalankan usaha daring agar jangkauan lebih luas," katanya.
Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BRI angkat Rolly Bakery & Cookies bangkit dari keterpurukan dan go global
12 February 2026 14:16 WIB
Pemkot Semarang dorong Koperasi Merah Putih berkolaborasi dengan UMKM lokal
08 February 2026 20:44 WIB
UMS dorong daya saing UMKM Witpari Karanganyar lewat produksi modern dan pemasaran digital
08 February 2026 16:03 WIB
Kolaborasi BRI, BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM perkuat investasi daerah
03 February 2026 12:02 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Wagub : Pertumbuhan ekonomi Jateng tekan pengangguran dan angka kemiskinan
08 February 2026 5:51 WIB
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB