Jepara pamerkan koleksi museum RA Kartini secara virtual
Selasa, 12 Oktober 2021 18:20 WIB
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat melihat mural macan kurung yang diharapkan bisa menjadi daya tarik pengunjung karena bisa untuk swafoto di kompleks Museum RA Kartini Jepara, Jawa Tengah, Selasa (12/10/2021). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Jepara (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menggelar pameran virtual untuk menampilkan semua koleksi yang ada di Museum Kartini, dengan harapan masyarakat luas bisa mengetahui koleksi yang ada.
Menurut Kasi Kepurbakalaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Lia Supardianik di Jepara, , Selasa, pameran koleksi museum secara virtual digelar dalam rangka peringatan Hari Museum Nasional. Adapun pelaksanaannya dari tanggal 12 hingga 13 Oktober 2021.
Dengan adanya pameran virtual, katanya, masyarakat tidak perlu datang ke Museum Kartini karena cukup melihat tayangannya melalui channel youtube milik Musuem RA Kartini Jepara.
"Semua koleksi ditayangkan, mulai dari ruang pertama, kedua hingga ruangan yang menyimpan berbagai koleksi yang ada," ujarnya.
Masyarakat juga akan disuguhi mural yang bisa digunakan untuk berswafoto dengan latar koleksi museum, mulai dari gambar RA Kartini hingga gambar koleksi kerangka ikan "Joko Tuo" yang bisa ditemukan di tembok yang ada di kompleks museum.
Kegiatan tersebut, kata dia, sudah disampaikan kepada semua pihak, terutama sekolah, agar mereka juga bisa ikut menontonnya sehingga yang belum pernah berkunjung ke museum bisa mengetahui koleksinya apa saja.
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengapresiasi inovasi dari pengelola Museum Kartini dengan membuat mural tiga dimensi yang bisa digunakan untuk berswafoto para pengunjung.
"Tentunya untuk bisa menarik masyarakat berkunjung ke Museum Kartini harus menciptakan suasana museum nyaman dan menarik. Mural tersebut harapannya juga ikut menjadi daya tarik," ujarnya.
Hal terpenting, kata dia, ada petugas yang bisa menjadi pemandu dan mengerti semua koleksi yang ada, termasuk makna dari mural yang ditampilkan mulai dari gambar RA Kartini, macan kurung hingga Soekarno harus bisa menjelaskan kepada setiap pengunjung.
Menurut Kasi Kepurbakalaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Lia Supardianik di Jepara, , Selasa, pameran koleksi museum secara virtual digelar dalam rangka peringatan Hari Museum Nasional. Adapun pelaksanaannya dari tanggal 12 hingga 13 Oktober 2021.
Dengan adanya pameran virtual, katanya, masyarakat tidak perlu datang ke Museum Kartini karena cukup melihat tayangannya melalui channel youtube milik Musuem RA Kartini Jepara.
"Semua koleksi ditayangkan, mulai dari ruang pertama, kedua hingga ruangan yang menyimpan berbagai koleksi yang ada," ujarnya.
Masyarakat juga akan disuguhi mural yang bisa digunakan untuk berswafoto dengan latar koleksi museum, mulai dari gambar RA Kartini hingga gambar koleksi kerangka ikan "Joko Tuo" yang bisa ditemukan di tembok yang ada di kompleks museum.
Kegiatan tersebut, kata dia, sudah disampaikan kepada semua pihak, terutama sekolah, agar mereka juga bisa ikut menontonnya sehingga yang belum pernah berkunjung ke museum bisa mengetahui koleksinya apa saja.
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengapresiasi inovasi dari pengelola Museum Kartini dengan membuat mural tiga dimensi yang bisa digunakan untuk berswafoto para pengunjung.
"Tentunya untuk bisa menarik masyarakat berkunjung ke Museum Kartini harus menciptakan suasana museum nyaman dan menarik. Mural tersebut harapannya juga ikut menjadi daya tarik," ujarnya.
Hal terpenting, kata dia, ada petugas yang bisa menjadi pemandu dan mengerti semua koleksi yang ada, termasuk makna dari mural yang ditampilkan mulai dari gambar RA Kartini, macan kurung hingga Soekarno harus bisa menjelaskan kepada setiap pengunjung.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Heru Suyitno
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNPB pastikan maksimal tangani bencana hidrometeorologi di Jateng secara maksimal
17 January 2026 21:20 WIB
Sebanyak 12 armada padamkan kebakaran pabrik bahan baku tas dan sepatu di Jepara
17 January 2026 20:13 WIB
Jateng membantu Rp260 juta untuk pemulihan bencana longsor di Desa Tempur Jepara
13 January 2026 17:00 WIB