Anggota DPR temui mantan napiter di Solo
Selasa, 20 Oktober 2020 19:28 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana (dua dari kiri) didampingi Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris (paling kiri) saat menyerahkan bantuan alat usaha kepada mantan Napiter di Solo, Selasa (20/10/2020). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Solo (ANTARA) - Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menemui sekaligus bersilaturahmi sejumlah mantan narapidana terorisme di Solo, Selasa.
Mereka mendukung usaha para mantan narapidana terorisme (napiter) yang sudah menyatu dengan masyarakat Soloraya untuk meningkatkan ekonomi.
Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana bersama salah satu mitranya, BNPT, tersebut bertemu dan melakukan dialog dengan mantan warga binaan kasus terorisme yang tergabung dalam Yayasan Gema Salam Soloraya.
Menurut Eva Yuliana, kegiatan tersebut rangkaian salah satu masa reses silaturahmi kebangsaan karena anggota Komisi III salah satunya mitranya BNPT.
"Kami menyebutkan masyarakat yang pernah menjadi warga binaan kasus terorisme," kata Eva yang juga seorang politikus dari Partai NasDem itu.
Ia tidak menggunakan nama mantan napiter karena mantan napiter pasti mempunyai masa lalu.
Yang terpenting bagi semua adalah masa sekarang melakukan silaturahmi bekerja sama dan bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia damai.
"Saya bersilaturahmi dengan BNPT dan saudara-saudara mantan warga binaan yang tergabung Yayasan Gema Salam. Kenapa saya pilih Gema Salam karena saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh yayasan ini, dengan segala keterbatasan yang ada," kata Eva.
Yayasan Gema Salam yang beranggotakan mantan warga binaan itu, melakukan komunikasi secara intens dengan teman-temannya lainnya yang juga mantan warga binaan.
Mereka perlu dilakukan pendampingan dan menggugah jiwanya untuk bisa bermanfaat dalam bidang ekonomi.
Mereka mendukung usaha para mantan narapidana terorisme (napiter) yang sudah menyatu dengan masyarakat Soloraya untuk meningkatkan ekonomi.
Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana bersama salah satu mitranya, BNPT, tersebut bertemu dan melakukan dialog dengan mantan warga binaan kasus terorisme yang tergabung dalam Yayasan Gema Salam Soloraya.
Menurut Eva Yuliana, kegiatan tersebut rangkaian salah satu masa reses silaturahmi kebangsaan karena anggota Komisi III salah satunya mitranya BNPT.
"Kami menyebutkan masyarakat yang pernah menjadi warga binaan kasus terorisme," kata Eva yang juga seorang politikus dari Partai NasDem itu.
Ia tidak menggunakan nama mantan napiter karena mantan napiter pasti mempunyai masa lalu.
Yang terpenting bagi semua adalah masa sekarang melakukan silaturahmi bekerja sama dan bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia damai.
"Saya bersilaturahmi dengan BNPT dan saudara-saudara mantan warga binaan yang tergabung Yayasan Gema Salam. Kenapa saya pilih Gema Salam karena saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh yayasan ini, dengan segala keterbatasan yang ada," kata Eva.
Yayasan Gema Salam yang beranggotakan mantan warga binaan itu, melakukan komunikasi secara intens dengan teman-temannya lainnya yang juga mantan warga binaan.
Mereka perlu dilakukan pendampingan dan menggugah jiwanya untuk bisa bermanfaat dalam bidang ekonomi.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota Komisi VII DPR RI sampaikan pentingnya pilar kebangsaan untuk bela negara
25 December 2025 8:45 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI sebut dialog pilar kebangsaan harus rutin diselenggarakan
24 December 2025 18:22 WIB
Samuel Wattimena mengajak masyarakat jaga toleransi seiring perayaan Natal
20 December 2025 20:32 WIB
Anggota Komisi VII DPR ajak generasi muda kuasai bisnis digital dan ekonomi kreatif
20 December 2025 19:44 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB