Penjualan global sepeda motor Honda terjun bebas
Minggu, 16 Agustus 2020 9:14 WIB
Pramuniaga berpose disamping produk terbaru All New Honda Beat series di Jakarta, Kamis (16/1/2020). . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama
Jakarta (ANTARA) - Penjualan global sepeda motor Honda pada semester pertama 2020 terjun bebas sebagai dampak pandemi COVID-19, dengan pencapaian hanya 1,855 juta unit, turun 62,3 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 4,921 juta unit.
Dengan angka tersebut berarti penjualan sepeda motor Grup Honda pada paruh pertama 2020 berkurang sekitar 3,066 juta unit dibanding semester satu 2019, demikian dikutip dari laporan keuangan konsolidasi Honda, Minggu.
Tidak seperti unit sepeda motornya, pada unit mobil, penjualan Honda mengalami penurunan relatif lebih sedikit, dengan penjualan semester pertama 2020 792.000 unit setelah pada periode sama 2019 mencapai 1,321 juta unit.
Sementara pada kategori produk Life Creation, penjualan Honda pada periode dimaksud mencapai 1,083 juta unit, turun 197.000 unit dibanding periode sama 2019 yang mencapai 1,280 juta unit.
Dengan performa penjualan yang turun drastis akibat hantaman krisis yang dipicu pandemi COVID-19, pendapatan penjualan Honda semester pertama 2020 turun 46,9 persen menjadi hanya 2,123 triliun yen, kerugian operasi113,6 miliar yen, dan rugi sebelum pajak mencapai 73,4 miliar yen.
Pada bisnis sepeda motor, Honda membukukan pendapatan penjualan 274,2 miliar yen, berkurang 258,7 miliar yen akibat penurunan penjualan terutama di pasar Asia yang disebabkan oleh dampak COVID-19.
Pendapatan penjualan Honda pada bisnis mobil dilaporkan hanya 1,255 triliun yen, turun sekitar 1,494 triliun yen dibanding semester pertama 2019. Ini dipicu oleh melemahnya penjualan, utamanya di pasar Amerika Serikat, Jepang, dan India juga sebagai dampak COVID-19.
Baca juga: Honda PCX di-"recall", AHM: Tak ditutup-tutupi
Dengan angka tersebut berarti penjualan sepeda motor Grup Honda pada paruh pertama 2020 berkurang sekitar 3,066 juta unit dibanding semester satu 2019, demikian dikutip dari laporan keuangan konsolidasi Honda, Minggu.
Tidak seperti unit sepeda motornya, pada unit mobil, penjualan Honda mengalami penurunan relatif lebih sedikit, dengan penjualan semester pertama 2020 792.000 unit setelah pada periode sama 2019 mencapai 1,321 juta unit.
Sementara pada kategori produk Life Creation, penjualan Honda pada periode dimaksud mencapai 1,083 juta unit, turun 197.000 unit dibanding periode sama 2019 yang mencapai 1,280 juta unit.
Dengan performa penjualan yang turun drastis akibat hantaman krisis yang dipicu pandemi COVID-19, pendapatan penjualan Honda semester pertama 2020 turun 46,9 persen menjadi hanya 2,123 triliun yen, kerugian operasi113,6 miliar yen, dan rugi sebelum pajak mencapai 73,4 miliar yen.
Pada bisnis sepeda motor, Honda membukukan pendapatan penjualan 274,2 miliar yen, berkurang 258,7 miliar yen akibat penurunan penjualan terutama di pasar Asia yang disebabkan oleh dampak COVID-19.
Pendapatan penjualan Honda pada bisnis mobil dilaporkan hanya 1,255 triliun yen, turun sekitar 1,494 triliun yen dibanding semester pertama 2019. Ini dipicu oleh melemahnya penjualan, utamanya di pasar Amerika Serikat, Jepang, dan India juga sebagai dampak COVID-19.
Baca juga: Honda PCX di-"recall", AHM: Tak ditutup-tutupi
Pewarta : Suryanto
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Purbalingga amankan tiga terduga pencuri sepeda motor yang ditangkap warga
26 February 2026 18:57 WIB
Satlantas Polresta Pati tindak 117 pengendara yang berknalpot tidak sesuai spesifikasi
08 February 2026 19:13 WIB
Pemkab Jepara dan Baznas gelar program servis gratis sepeda motor bagi ojol
05 December 2025 7:48 WIB
Tendbir North Coast mempromosikan pariwisata Jateng gowes ratusan kilometer
23 November 2025 8:57 WIB
Terpopuler - OTOMOTIF
Lihat Juga
Ini dia lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol
29 December 2025 10:07 WIB
PLN hadirkan pengalaman berkendara EV dan home charging di GIIAS 2025 Semarang
25 September 2025 11:08 WIB
Tim Bengawan UNS luncurkan mobil hemat energi Nirankara 3.0 dan Wirasena
17 September 2025 14:47 WIB