Logo Header Antaranews Jateng

Polytron catat penjualan positif lewat produk mobil listrik

Jumat, 6 Maret 2026 22:52 WIB
Image Print
Mobil listrik Polytron. ANTARA/HO-Polytron

Solo (ANTARA) - Polytron mencatat penjualan positif di dalam negeri lewat produk mobil listrik perdananya sehingga berani bersaing dengan kendaraan lain.

Berdasarkan data penjualan wholesales yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang tahun 2025 Polytron telah mendistribusikan sebanyak 455 unit mobil listrik ke jaringan dealer.

Sedangkan dari sisi penjualan retail (dealer ke konsumen), tercatat 353 unit kendaraan berhasil terjual.

Capaian ini menempatkan Polytron di atas sejumlah merek otomotif internasional dalam hal distribusi wholesales. Ini menunjukkan produk mobil listrik Polytron mulai mendapatkan perhatian dan kepercayaan dari pasar domestik.

Memasuki tahun 2026, Polytron mencatat distribusi wholesales sebanyak 82 unit, dengan penjualan retail sebesar 12 unit.

Berdasarkan data wholesales tersebut, Polytron menempati peringkat ke-25 mobil terlaris di Indonesia, mengungguli sejumlah merek global seperti DFSK, Citroen, BAIC, Lexus, Ford, Mini, Changan, Nissan, Subaru, Volkswagen, hingga Audi.

Sementara berdasarkan penjualan retail, Polytron berada di posisi ke-39, tepat di atas Volvo, Changan, dan Audi.

Dengan catatan positif tersebut, sebagai pendatang baru di industri otomotif nasional, Polytron menunjukkan performa yang kompetitif di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Melalui produk mobil listrik perdananya, Polytron berhasil mencatatkan penjualan yang mampu bersaing bahkan melampaui sejumlah merek otomotif global dari Jepang maupun Tiongkok.

Sementara itu, saat ini Polytron menghadirkan satu model mobil listrik yang tersedia dalam dua varian, yaitu G3 dan G3+. Kedua varian tersebut dirakit di fasilitas produksi PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat.

Dari sisi performa, kedua varian memiliki spesifikasi utama, salah satunya jarak tempuh hingga 402 km (CLTC), kecepatan maksimum 150 km/jam, akselerasi 0–100 km/jam sekitar 9,6 detik, baterai: Lithium Ferro Phosphate (LFP) 51.916 kWh, tenaga 150 kW, dan torsi 320 Nm.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026