Stasiun Tawang Semarang sediakan layanan tes cepat COVID-19
Kamis, 30 Juli 2020 10:40 WIB
Calon penumpang kereta api memanfaatkan layanan "rapid test" yang disediakan PT KAI di Stasiun Tawang Semarang, Jateng, Kamis (30/7/2020). (FOTO ANTARA/ I.C.Senjaya)
Semarang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang menyediakan layanan tes cepat untuk mendeteksi COVID-19 di Stasiun Tawang Semarang untuk memudahkan calon penumpang kereta jarak jauh yang akan berpergian dari Ibu Kota Jawa Tengah ini.
Kepala KAI Daop 4 Semarang, Muhamad Nurul Huda Dwi Santoso, di Semarang, Kamis, mengatakan, layanan tes cepat ini mulai dibuka hari ini.
"Calon penumpang yang sudah membeli tiket dan mendapatkan kode 'booking' bisa mendapatkan layanan 'rapid test' ini," katanya.
Menurut dia, tarif tes cepat yang hanya Rp85 ribu tersebut lebih murah dan lebih memudahkan calon penumpang.
"Calon penumpang tidak perlu jauh-jauh melakukan rapid test, harga lebih terjangkau," tambahnya.
Sementara untuk calon penumpang yang hasil tes cepat reaktif, kata dia, Daop 4 juga telah menyiapkan ruang isolasi untuk prosedur lanjutan bagi calon penumpang tersebut.
Calon penumpang dengan hasil tes reaktif akan batal diberangkatkan dengan uang pembelian tiket kereta yang telah dibeli akan dikembalikan seluruhnya.
Ia menjelaskan layanan ini diharapkan bisa mendorong peningkatan mobilitas masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api.
Sementara itu, salah seorang penumpang yang mengikuti tes cepat, Eri Prastikawati, mengaku sangat terbantu dengan layanan ini.
"Malah lebih enak, daripada harus ke rumah sakit yang biayanya lebih mahal," katanya.
Warga Kabupaten Semarang itu sendiri berangkat menuju Blora dengan menggunakan KA Maharani.
Kepala KAI Daop 4 Semarang, Muhamad Nurul Huda Dwi Santoso, di Semarang, Kamis, mengatakan, layanan tes cepat ini mulai dibuka hari ini.
"Calon penumpang yang sudah membeli tiket dan mendapatkan kode 'booking' bisa mendapatkan layanan 'rapid test' ini," katanya.
Menurut dia, tarif tes cepat yang hanya Rp85 ribu tersebut lebih murah dan lebih memudahkan calon penumpang.
"Calon penumpang tidak perlu jauh-jauh melakukan rapid test, harga lebih terjangkau," tambahnya.
Sementara untuk calon penumpang yang hasil tes cepat reaktif, kata dia, Daop 4 juga telah menyiapkan ruang isolasi untuk prosedur lanjutan bagi calon penumpang tersebut.
Calon penumpang dengan hasil tes reaktif akan batal diberangkatkan dengan uang pembelian tiket kereta yang telah dibeli akan dikembalikan seluruhnya.
Ia menjelaskan layanan ini diharapkan bisa mendorong peningkatan mobilitas masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api.
Sementara itu, salah seorang penumpang yang mengikuti tes cepat, Eri Prastikawati, mengaku sangat terbantu dengan layanan ini.
"Malah lebih enak, daripada harus ke rumah sakit yang biayanya lebih mahal," katanya.
Warga Kabupaten Semarang itu sendiri berangkat menuju Blora dengan menggunakan KA Maharani.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wuling hadirkan pengalaman "test drive" bagi pengunjung di GIIAS Semarang 2024
24 October 2024 7:18 WIB, 2024
Mahasiswa UI uji UU Pilkada ke MK, pileg jangan ajang "test the water"
02 March 2024 16:11 WIB, 2024
Close contacts should isolate despite negative COVID-19 test results: Doctor
17 July 2021 19:55 WIB, 2021
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB
UMS kembangkan sistem pengelolaan limbah plastik medis di RS PKU Karanganyar
03 February 2026 16:53 WIB
RSUD Loekmono Hadi Kudus bebaskan biaya perawatan siswa keracunan naik kelas ke VIP
03 February 2026 13:11 WIB
Penyakit jantung dan kanker masih jadi penyebab kematian tertinggi, gaya hidup disebut faktor utama
02 February 2026 16:03 WIB
Dinkes: Mayoritas siswa SMAN 2 Kudus yang rawat inap sudah sembuh dan diperbolehkan pulang
02 February 2026 9:35 WIB