Polisi selidiki kasus perampokan toko emas di Blora yang terekam CCTV
Minggu, 26 Juli 2020 5:03 WIB
Suasana Toko emas Tony Mustika di Jalan Iskandar Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah usai perampokan, Sabtu (25-7-2020). ANTARA/HO-netizen
Blora (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, masih menyelidiki kasus perampokan toko emas di Jalan Iskandar yang aksinya terekam kamera CCTV, Sabtu.
Menurut Kapolsek Blora AKP Joko Priyono di Blora, kasus perampokan di toko emas tersebut terjadi pada hari Sabtu pukul 07.45 WIB.
Saat kejadian, kata AKP Joko Priyono, toko emas Tony Mustika itu baru saja dibuka oleh pemiliknya sehingga masih sepi.
Karyawan toko emas yang mengetahui aksi kedua orang perampok tersebut tidak berkutik karena pelaku menodongkan senjata ke arahnya.
Tombol alarm pada saat itu, kata dia, sudah dibunyikan.
Meski demikian, kedua perampok yang masih mengenakan helm dan penutup kepala melakukan aksinya dengan memecah kaca etalase menggunakan senjata celurit.
Setelah menjalankan aksinya selama 35 detik tersebut, Kedua perampok kabur menggunakan motor matik.
Perhiasan yang dibawa kabur sebanyak 117 untai kalung emas berbagai ukuran dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp274 juta.
Ia menghimbau pemilik toko emas untuk memasang teralis di etalasenya atau tidak hanya kaca tebal.
"Ketika ada kejadian serupa, setidaknya tidak mudah bagi pelaku mengambil emas perhiasan di etalase," ujarnya.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, langsung dikoordinasikan untuk melacak keberadaan pelaku tersebut.
"Untuk sementara ini masih diselidiki, termasuk pelakunya apakah warga Blora atau luar daerah," ujarnya.
Menurut Kapolsek Blora AKP Joko Priyono di Blora, kasus perampokan di toko emas tersebut terjadi pada hari Sabtu pukul 07.45 WIB.
Saat kejadian, kata AKP Joko Priyono, toko emas Tony Mustika itu baru saja dibuka oleh pemiliknya sehingga masih sepi.
Karyawan toko emas yang mengetahui aksi kedua orang perampok tersebut tidak berkutik karena pelaku menodongkan senjata ke arahnya.
Tombol alarm pada saat itu, kata dia, sudah dibunyikan.
Meski demikian, kedua perampok yang masih mengenakan helm dan penutup kepala melakukan aksinya dengan memecah kaca etalase menggunakan senjata celurit.
Setelah menjalankan aksinya selama 35 detik tersebut, Kedua perampok kabur menggunakan motor matik.
Perhiasan yang dibawa kabur sebanyak 117 untai kalung emas berbagai ukuran dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp274 juta.
Ia menghimbau pemilik toko emas untuk memasang teralis di etalasenya atau tidak hanya kaca tebal.
"Ketika ada kejadian serupa, setidaknya tidak mudah bagi pelaku mengambil emas perhiasan di etalase," ujarnya.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, langsung dikoordinasikan untuk melacak keberadaan pelaku tersebut.
"Untuk sementara ini masih diselidiki, termasuk pelakunya apakah warga Blora atau luar daerah," ujarnya.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Jateng terjunkan tim selidiki tabrakan Argo Bromo Anggrek dan mobil di Gr
03 May 2026 16:58 WIB
Polisi selidiki penemuan kerangka manusia tanpa identitas di kebun kopi Gembong Pati
02 April 2026 10:24 WIB
Polres Grobogan selidiki peristiwa ledakan petasan akibatkan satu korban luka
22 March 2026 5:44 WIB
Kejati Jateng selidiki dugaan penyimpangan pengadaan papan interaktif digital
16 March 2026 16:30 WIB
Polres Jepara selidiki kasus kematian enam orang usai mengkonsumsi miras oplosan
11 February 2026 12:55 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Kemenag Pati cabut izin Ponpes Ndolo Kusumo buntut kekerasan seksual terhadap santriwati
07 May 2026 20:41 WIB
Polresta Pati : Dugaan pelecehan Ustadz AS pengasuh ponpes pada santri sejak 2020-2024
07 May 2026 19:18 WIB
Mantan Direktur Syariah Bank Jateng didakwa kasus dugaan korupsi Rp27,7 miliar
07 May 2026 19:13 WIB