"Pemeriksaan spesimen bertambah 24.871, sehingga akumulasi pemeriksaan spesimen menjadi 1.122.339 spesimen," kata Yurianto dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang dipantau melalui akun Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 947 jadi 37.636
Yurianto mengatakan penambahan kasus konfirmasi positif terbanyak terdistribusi di beberapa provinsi, yaitu Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, dan Jawa Barat.
Jawa Tengah melaporkan penambahan kasus konfirmasi positif 261 orang dengan 120 orang sembuh, sementara DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus positif 260 orang dengan 193 orang sembuh, Jawa Timur melaporkan penambahan kasus positif 165 orang dengan 521 orang sembuh.
Sedangkan Sulawesi Selatan melaporkan penambahan kasus positif 158 orang dengan 113 orang sembuh, Kalimantan Selatan melaporkan penambahan kasus positif 109 orang dengan 41 orang sembuh, Sumatera Utara ada penambahan kasus positif 99 orang dengan delapan orang sembuh, dan Jawa Barat melaporkan penambahan kasus positif 75 orang dengan 140 orang sembuh.
Baca juga: Jubir: Menggunakan masker lebih penting daripada pelindung wajah
Baca juga: Jubir: Tidak disiplin pakai masker sebabkan kasus COVID-19 bertambah
"Terdapat 17 provinsi yang melaporkan penambahan kasus positif di bawah 10, dan enam provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Riau, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur," tuturnya.
Melaporkan tidak ada penambahan kasus baru, Kalimantan Tengah, Papua Barat, dan Riau. Ketiga provinsi itu melaporkan pasien yang sembuh masing-masing 30 orang, empat orang, dan satu orang. "Kasus meninggal dunia bertambah 87 kasus, sehingga total menjadi 3.797 orang," kata Yurianto.
Orang dalam pemantauan yang kini disebut kasus suspek yang masih dipantau sebanyak 47.859 orang.
"Secara keseluruhan kita melihat kasus masih bertambah, masih terjadi penularan dan masih ada yang rentan tertular. Karena itu, protokol kesehatan harus diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik," katanya.
Baca juga: Yurianto optimistis tingkat kematian COVID
Update COVID-19 di Indonesia: 39.050 pasien sembuh, 80.094 kasus positif
Rabu, 15 Juli 2020 16:36 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam tangkapan layar akun Youtube BNPB Indonesia saat menayangkan jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta, Rabu(15/7/2020. ANTARA/Dewanto Samodro
Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan pada Rabu (15/7) pukul 12.00 WIB jumlah konfirmasi positif COVID-19 bertambah 1.522 orang menjadi 80.094 orang, sementara yang sembuh bertambah 1.414 orang menjadi 39.050 orang.
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update COVID-19 di Indonesia: 46.977 pasien sembuh, dan 88.214 kasus positif
20 July 2020 16:40 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 45.401 pasien sembuh, dan 86.521 kasus positif
19 July 2020 16:10 WIB, 2020
Pasien sembuh COVID-19 di Indonesia 43.268 orang, dan 84.882 kasus positif
18 July 2020 16:29 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 36.686 sembuh, 3.656 meninggal, dan 76.981 positif
13 July 2020 16:54 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 34.719 pasien sembuh, 74.018 kasus positif
11 July 2020 17:17 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 70.736 kasus positif, 32.651 pasien sembuh
09 July 2020 17:27 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 31.585 pasien sembuh, 68.079 kasus positif
08 July 2020 16:27 WIB, 2020
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB