UNS tanggung biaya pengobatan 25 mahasiswa tertular COVID-19
Selasa, 14 Juli 2020 23:13 WIB
Rektor UNS saat memberikan keterangan kepada wartawan. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menanggung biaya pengobatan 25 mahasiswanya yang tertular COVID-19 saat mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUD dr Moewardi Solo.
"Kami komitmen bahwa semua karyawan, dosen, mahasiswa akan kami rawat di UNS karena RS UNS sudah ditunjuk sebagai rumah sakit untuk penanganan COVID-19 dan laboratorium," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho di Solo, Selasa.
Meski demikian, katanya, jika pada pelacakan diperoleh hasil penyebaran juga terjadi pada keluarga para mahasiswa tersebut maka itu bukan tanggung jawab UNS.
Sementara itu, terkait dengan pemberitaan adanya kemungkinan bahwa para mahasiswa tersebut tertular usai mengikuti pesta kelulusan, ia menyebut bukan merupakan kewenangan kampus.
"Yang jelas wisuda yang dilakukan di UNS dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat. Kami melakukan upacara wisuda secara daring maupun luring pada akhir Juni lalu," katanya.
Ia mengatakan wisuda yang dilakukan secara luring hanya diikuti oleh 15 orang mahasiswa dengan protokol kesehatan secara ketat.
Baca juga: Jubir: Pakai masker lebih penting daripada pelindung wajah
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UNS Reviono yang juga menjadi pendamping mahasiswa PPDS mengatakan para mahasiswa yang terjangkit COVID-19 ini bukan merupakan wisudawan yang lulus pada bulan Juni lalu.
"Mereka ini belum ada yang diwisuda," katanya.
Meski demikian, katanya, tidak menutup kemungkinan mereka mengikuti kegiatan syukuran wisuda yang diadakan oleh orang dekat mereka.
Ia mengatakan pihak kampus sejauh ini belum melakukan pelacakan.
"Kalau 'tracing' (pelacakan) menjadi kewenangan Dinas Kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemakaian masker yang nyaman cegah penyebaran COVID-19
Baca juga: Tak pakai masker, warga Pati dihukum menyapu dan pungut sampah
"Kami komitmen bahwa semua karyawan, dosen, mahasiswa akan kami rawat di UNS karena RS UNS sudah ditunjuk sebagai rumah sakit untuk penanganan COVID-19 dan laboratorium," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho di Solo, Selasa.
Meski demikian, katanya, jika pada pelacakan diperoleh hasil penyebaran juga terjadi pada keluarga para mahasiswa tersebut maka itu bukan tanggung jawab UNS.
Sementara itu, terkait dengan pemberitaan adanya kemungkinan bahwa para mahasiswa tersebut tertular usai mengikuti pesta kelulusan, ia menyebut bukan merupakan kewenangan kampus.
"Yang jelas wisuda yang dilakukan di UNS dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat. Kami melakukan upacara wisuda secara daring maupun luring pada akhir Juni lalu," katanya.
Ia mengatakan wisuda yang dilakukan secara luring hanya diikuti oleh 15 orang mahasiswa dengan protokol kesehatan secara ketat.
Baca juga: Jubir: Pakai masker lebih penting daripada pelindung wajah
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UNS Reviono yang juga menjadi pendamping mahasiswa PPDS mengatakan para mahasiswa yang terjangkit COVID-19 ini bukan merupakan wisudawan yang lulus pada bulan Juni lalu.
"Mereka ini belum ada yang diwisuda," katanya.
Meski demikian, katanya, tidak menutup kemungkinan mereka mengikuti kegiatan syukuran wisuda yang diadakan oleh orang dekat mereka.
Ia mengatakan pihak kampus sejauh ini belum melakukan pelacakan.
"Kalau 'tracing' (pelacakan) menjadi kewenangan Dinas Kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemakaian masker yang nyaman cegah penyebaran COVID-19
Baca juga: Tak pakai masker, warga Pati dihukum menyapu dan pungut sampah
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus COVID-19 ditemukan di Batang, pemkab imbau warga terapkan protokol kesehatan
24 December 2023 14:44 WIB, 2023
Wali Kota Semarang minta perketat pengawasan di bandara dan pelabuhan
22 December 2023 8:00 WIB, 2023
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
FSRD ISI Solo kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran buka peluang kolaborasi
27 January 2026 14:26 WIB
Mahasiswa KKN-Dik UMS sukses dukung milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro
27 January 2026 13:00 WIB
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB