181 TKI dari Malaysia tiba di Tanjung Emas Semarang, mayoritas warga Jatim
Jumat, 15 Mei 2020 10:36 WIB
Sebanyak 181 TKI yang baru saja pulang dari Malaysia tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (15/5/2020) pagi dengan diangkut KM Dharma Rucita 9. FOTO ANTARA/ I.C.Senjaya
Semarang (ANTARA) - Sebanyak 181 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru saja pulang dari Malaysia tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat pagi, dan diwajibkan untuk melalui alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner) sesuai protokol kesehatan.
Ratusan TKI tersebut diangkut KM Dharma Rucita 9 yang diberangkatkan dari Pontianak, Kalimantan Barat, dua hari lalu.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Tanjung Emas Semarang Junaidi mengatakan bahwa dari 181 TKI yang diangkut tersebut, hanya dua yang berasal dari Jawa Tengah.
Sedangkan sisanya berasal dari Lampung, NTB, Jawa Barat dan paling banyak dari Jawa Timur.
Baca juga: Ganjar siapkan tempat karantina untuk TKI asal Jateng
Para TKI tersebut sebelumnya melalui jalan darat dari Malaysia menuju Pontianak.
"Dari Pontianak berangkat tanggal 13 Mei," katanya.
Menurut dia, para TKI ini sudah sudah mengantongi izin dan surat keterangan, termasuk protokol medis yang ditentukan.
Saat tiba di Pelabuhan Semarang, para TKI tersebut tetap diwajibkan melalui alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner)
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Aryanti menambahkan jika ditemukan TKI yang sakit saat turun dari kapal maka akan langsung dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan dikarantina.
Para TKI ini selanjutnya dijemput oleh Dinas Tenaga Kerja dari daerah asalnya masing-masing untuk dipulangkan, demikian Aryanti.
Baca juga: 32.192 pekerja migran Indonesia pulang dari negara terdampak COVID-19
Baca juga: Baru pulang, 10 TKI di Batang dalam pemantauan antisipasi COVID-19
Ratusan TKI tersebut diangkut KM Dharma Rucita 9 yang diberangkatkan dari Pontianak, Kalimantan Barat, dua hari lalu.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Tanjung Emas Semarang Junaidi mengatakan bahwa dari 181 TKI yang diangkut tersebut, hanya dua yang berasal dari Jawa Tengah.
Sedangkan sisanya berasal dari Lampung, NTB, Jawa Barat dan paling banyak dari Jawa Timur.
Baca juga: Ganjar siapkan tempat karantina untuk TKI asal Jateng
Para TKI tersebut sebelumnya melalui jalan darat dari Malaysia menuju Pontianak.
"Dari Pontianak berangkat tanggal 13 Mei," katanya.
Menurut dia, para TKI ini sudah sudah mengantongi izin dan surat keterangan, termasuk protokol medis yang ditentukan.
Saat tiba di Pelabuhan Semarang, para TKI tersebut tetap diwajibkan melalui alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner)
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Aryanti menambahkan jika ditemukan TKI yang sakit saat turun dari kapal maka akan langsung dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan dikarantina.
Para TKI ini selanjutnya dijemput oleh Dinas Tenaga Kerja dari daerah asalnya masing-masing untuk dipulangkan, demikian Aryanti.
Baca juga: 32.192 pekerja migran Indonesia pulang dari negara terdampak COVID-19
Baca juga: Baru pulang, 10 TKI di Batang dalam pemantauan antisipasi COVID-19
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMS gandeng sekolah di Selangor Malaysia cegah bullying dan penguatan Pendidikan Islam
09 March 2026 13:05 WIB
Tingkatkan minat belajar, mahasiswa UMS hadirkan Fun Math di ICC Ladang Kosma Malaysia
04 March 2026 12:45 WIB
UMS perkuat identitas budaya anak Indonesia di SB Pelita Ilmu Kuala Lumpur lewat kegiatan KKN
08 February 2026 15:36 WIB
Mahasiswa UMS KKN-KI di Malaysia disambut hangat di Pondok An-Nahdloh Selangor
27 January 2026 9:56 WIB
Berikut Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia lanjutkan perjuangannya di babak kedua
08 January 2026 11:30 WIB
Keluarga bertemu TKI asal Kabupaten Temanggung korban penyiksaan di Malaysia
09 December 2025 8:24 WIB