AMURT bantu Rp214,1 ke tujuh kecamatan dampingan
Selasa, 12 Mei 2020 12:21 WIB
AMURT Indonesia memberikan bantuan senilai Rp214.100.000 di tujuh kecamatan dampingan di Kabupaten Demak dalam rangka membantu pencegahan dan penanggulangan wabah COVID-19. ANTARA/HO-AMURT
Semarang (ANTARA) - Yayasan Ananda Marga Universal Relief Team (AMURT) Indonesia memberikan bantuan senilai Rp214.100.000 di tujuh kecamatan dampingan AMURT di wilayah Kabupaten Demak dalam rangka membantu pencegahan dan penanggulangan wabah virus corona (COVID-19).
Project Coordinator AMURT Indonesia I Gusti Putu Wati di Semarang, Selasa, menyebutkan tujuh kecamatan yang termasuk dalam program dampingan AMURT hingga tahun 2022 yaitu Kecamatan Dempet, Gajah, Karanganyar, Kebonagung, Mijen, Wedung, dan Wonosalam.
Dana bantuan, lanjut I Gusti, diperuntukkan untuk kegiatan Gerakan Peduli Paud (GPP), pelatihan, dan rembug untuk 120 anggota serta pengurus Komunitas Peduli Paud (KPP) di 20 desa dari tujuh kecamatan tersebut.
Baca juga: AMURT Indonesia berikan bantuan sembako di Semarang
Melalui KPP dana tersebut dipergunakan untuk mengurangi penyebaran virus Corona melalui kegiatan pembagian masker, handsanitizer, sabun, dan tempat cuci tangan, penyemprotan desinfektan, spanduk untuk sosialisasi kepada warga setempat tentang virus Corona, serta pembagian sembako dan vitamin anak.
KPP merupakan komunitas bentukan AMURT yang terdiri dari guru-guru lembaga PAUD dampingan, perangkat desa, karangtaruna, Babinsa, dan Bhabinkamtibnas disetiap desa tersebut.
"Aksi nyata ini menjadi wujud bakti kami untuk membantu pemerintah dalam penanganan dan menekan penyebaran virus Corona di masyarakat di tujuh kecamatan dampingan kami," kata I Gusti.
I Gusti berharap dengan adanya bantuan dari AMURT dapat membantu warga desa serta dapat menghidupkan kegiatan pendampingan untuk lembaga-lembaga di tujuh kecamatan tersebut.
Baca juga: AMURT Indonesia dorong dana desa untuk pengembangan PAUD
Baca juga: AMURT luncurkan Home Reading Program untuk gugah minat baca anak
Project Coordinator AMURT Indonesia I Gusti Putu Wati di Semarang, Selasa, menyebutkan tujuh kecamatan yang termasuk dalam program dampingan AMURT hingga tahun 2022 yaitu Kecamatan Dempet, Gajah, Karanganyar, Kebonagung, Mijen, Wedung, dan Wonosalam.
Dana bantuan, lanjut I Gusti, diperuntukkan untuk kegiatan Gerakan Peduli Paud (GPP), pelatihan, dan rembug untuk 120 anggota serta pengurus Komunitas Peduli Paud (KPP) di 20 desa dari tujuh kecamatan tersebut.
Baca juga: AMURT Indonesia berikan bantuan sembako di Semarang
Melalui KPP dana tersebut dipergunakan untuk mengurangi penyebaran virus Corona melalui kegiatan pembagian masker, handsanitizer, sabun, dan tempat cuci tangan, penyemprotan desinfektan, spanduk untuk sosialisasi kepada warga setempat tentang virus Corona, serta pembagian sembako dan vitamin anak.
KPP merupakan komunitas bentukan AMURT yang terdiri dari guru-guru lembaga PAUD dampingan, perangkat desa, karangtaruna, Babinsa, dan Bhabinkamtibnas disetiap desa tersebut.
"Aksi nyata ini menjadi wujud bakti kami untuk membantu pemerintah dalam penanganan dan menekan penyebaran virus Corona di masyarakat di tujuh kecamatan dampingan kami," kata I Gusti.
I Gusti berharap dengan adanya bantuan dari AMURT dapat membantu warga desa serta dapat menghidupkan kegiatan pendampingan untuk lembaga-lembaga di tujuh kecamatan tersebut.
Baca juga: AMURT Indonesia dorong dana desa untuk pengembangan PAUD
Baca juga: AMURT luncurkan Home Reading Program untuk gugah minat baca anak
Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB
Pemkab Batang salurkan bantuan pangan bagi 6 ribu keluarga nelayan terdampak banjir
06 February 2026 13:19 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wagub: Layanan aduan warga Jateng kini didekatkan ke daerah lewat cabang dinas
14 February 2026 22:11 WIB
Boyolali giatkan gerakan Indonesia ASRI dengan pembersihan Waduk Cengklik
14 February 2026 18:59 WIB
PIK 2026 resmi berjalan, DKPTI UMS dorong mahasiswa bangun usaha berbasis inovasi
14 February 2026 18:54 WIB
Ultimate Talk 7 IKA UMS dorong UMKM Muhammadiyah go internasional di era digital
14 February 2026 18:50 WIB