
KKMP di Blora terima bantuan bioflok lele dari KKP

Blora (ANTARA) - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kunden di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menerima bantuan tematik budidaya lele sistem bioflok dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Penyuluh Perikanan KKP di Kabupaten Blora Ani Nurhalimah di Blora, Selasa, mengatakan dari total 100 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan KKMP penerima bantuan di seluruh Indonesia, empat di antaranya berada di Blora, yakni KKMP Kunden-Blora, KKMP Kamolan-Blora, KDMP Kentong-Cepu, dan KDMP Sambongrejo-Ngawen.
"Alhamdulillah, ada empat koperasi di Kabupaten Blora yang mendapatkan bantuan ini. Program ini merupakan bagian dari prioritas nasional untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis koperasi," ujarnya.
Ia menjelaskan setiap koperasi menerima tiga paket bantuan. Satu paket terdiri atas delapan kolam bioflok berbentuk bulat berdiameter sekitar empat meter, sehingga total kolam yang diterima masing-masing koperasi mencapai 24 unit.
Selain kolam, bantuan juga mencakup sarana dan prasarana pendukung, seperti blower untuk aerasi, pompa air, genset sebagai cadangan listrik, serta rumah instalasi. Sistem bioflok membutuhkan suplai oksigen yang stabil karena menerapkan kepadatan tebar tinggi.
Untuk komoditas, koperasi diberi pilihan antara lele dan nila. Namun, seluruh koperasi di Blora memilih lele sebagai komoditas budidaya.
Dalam satu paket bantuan itu, kata dia, disalurkan 20 ribu ekor benih. Sehingga total benih untuk tiga paket mencapai 60 ribu ekor. Setiap kolam diisi sekitar 2.500 ekor benih berukuran minimal enam sentimeter.
"Bantuan juga mencakup pakan awal dan lanjutan dengan total sekitar 5,5 ton, mulai dari pakan PF-1000 hingga pakan lanjutan yang disesuaikan dengan pertumbuhan ikan," ujarnya.
Menurut dia teknologi bioflok dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi. Rasio konversi pakan (feed conversion ratio/FCR) pada sistem ini dapat ditekan hingga sekitar 0,8:1, lebih rendah dibandingkan sistem konvensional yang umumnya 1:1.
"Melalui program tersebut, diharapkan koperasi dapat mengembangkan usaha perikanan sebagai unit usaha produktif sekaligus mendukung pasokan bahan pangan bergizi bagi masyarakat melalui kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengatakan pihaknya telah meresmikan budidaya tematik bioflok lele di KKMP Kunden. Program tersebut merupakan bantuan dari Menteri Kelautan dan Perikanan dan menjadi salah satu unit usaha baru bagi KKMP. Untuk wilayah desa, program serupa berada di bawah KDMP.
Ia berharap hasil produksi lele dari unit tersebut dapat memasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kunden dan sekitarnya.
Ke depan, pemerintah daerah akan mengupayakan pengajuan model usaha serupa ke kecamatan-kecamatan lain agar manfaatnya semakin luas.
"Sebelumnya sudah ada bantuan untuk ayam dan telur, kini dilengkapi dengan budidaya lele. Terima kasih kepada Menteri KKP atas dukungan dan program yang telah diberikan," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
