Demi hindari kebakaran, Nelayan Pati diminta waspada saat perbaikan kapal
Sabtu, 9 Mei 2020 11:03 WIB
Kapal yang terbakar di doking kapal di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2020). (ANTARA/HO-BPBD Pati)
Pati (ANTARA) - Nelayan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang tengah melakukan aktivitas perbaikan kapal diminta untuk lebih berhati-hati demi mencegah potensi terjadinya kebakaran, menyusul kembali terjadinya kebakaran dua kapal di Sungai Silugonggo Juwana, Kabupaten Pati.
"Meskipun kejadian kebakaran pada Jumat (8/5) malam di tempat perbaikan kapal secara perorangan, sebaiknya prinsip kehati-hatian juga diterapkan dengan terlebih dahulu mensterilkan lokasi dari barang-barang yang mudah terbakar," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo di Pati, Sabtu.
Ia mengungkapkan penyebab kebakaran kapal sebelumnya juga disebabkan karena adanya aktivitas perbaikan kapal.
Untuk itu, kata dia, jangan mengabaikan prinsip kehati-hatian, terutama ketika ada aktivitas pengelasan di dalam kapal. Harus dipastikan, lanjut dia, kapal tidak sedang menyimpan BBM serta barang-barang lain yang mudah terbakar.
"Lebih baik disterilkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar demi menghindari kebakaran," ujarnya.
Adapun jumlah kapal yang terbakar di galangan kapal Putra Usaha Barokah di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jumat (8/5) pukul 18.10 WIB, api berasal dari Kapal Motor Mina Makmur Jaya.
"Sekitar pukul 19.30 WIB, api berhasil dipadamkan," ujarnya.
Pada kejadian itu KM Mina Makmur Jaya terbakar pada bagian atas geladak kapal dan KM Bintang Mas Muda yang terbakar pada bagian dinding kapal.
Dalam proses pemadaman dikerahkan tiga mobil pemadam kebakaran, termasuk mobil water canon Polres Pati juga diterjunkan ditambah 10 unit mobil pemadam kebakaran. Atas kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp4 miliar.
Polres Pati sendiri belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena baru akan dilakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada hari ini (9/5) setelah di dalam kapal benar-benar tidak ada bara api.
"Meskipun kejadian kebakaran pada Jumat (8/5) malam di tempat perbaikan kapal secara perorangan, sebaiknya prinsip kehati-hatian juga diterapkan dengan terlebih dahulu mensterilkan lokasi dari barang-barang yang mudah terbakar," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo di Pati, Sabtu.
Ia mengungkapkan penyebab kebakaran kapal sebelumnya juga disebabkan karena adanya aktivitas perbaikan kapal.
Untuk itu, kata dia, jangan mengabaikan prinsip kehati-hatian, terutama ketika ada aktivitas pengelasan di dalam kapal. Harus dipastikan, lanjut dia, kapal tidak sedang menyimpan BBM serta barang-barang lain yang mudah terbakar.
"Lebih baik disterilkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar demi menghindari kebakaran," ujarnya.
Adapun jumlah kapal yang terbakar di galangan kapal Putra Usaha Barokah di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jumat (8/5) pukul 18.10 WIB, api berasal dari Kapal Motor Mina Makmur Jaya.
"Sekitar pukul 19.30 WIB, api berhasil dipadamkan," ujarnya.
Pada kejadian itu KM Mina Makmur Jaya terbakar pada bagian atas geladak kapal dan KM Bintang Mas Muda yang terbakar pada bagian dinding kapal.
Dalam proses pemadaman dikerahkan tiga mobil pemadam kebakaran, termasuk mobil water canon Polres Pati juga diterjunkan ditambah 10 unit mobil pemadam kebakaran. Atas kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp4 miliar.
Polres Pati sendiri belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena baru akan dilakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada hari ini (9/5) setelah di dalam kapal benar-benar tidak ada bara api.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
HNSI Batang minta nelayan pantura waspadai gelombang tinggi dan angin kencang
14 January 2026 14:52 WIB
Mengenal Teras BRI Kapal, bank terapung yang dinanti masyarakat kepulauan
10 December 2025 15:34 WIB
Pemerintah dorong efisiensi pelabuhan dan tol laut untuk tingkatkan PDB maritim
07 November 2025 17:47 WIB
Pemkab Batang gandeng pemilik PLTU tingkatkan kemampuan teknis mesin kapal nelayan
14 October 2025 14:15 WIB
Seskab: Presiden Prabowo instruksikan penyelamatan korban KMP Tunu Pratama Jaya
03 July 2025 9:31 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polresta Pati fasilitasi penyidik KPK untuk pemeriksaan saksi-saksi kasus OTT
29 January 2026 9:10 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB